Serie A Tertinggal Jauh dari Premier League dan Spanyol Soal Pendapatan
Serie A
Berita Liga Italia: Pendapatan Serie A tertinggal dari Premier League, Bundesliga, dan La Liga. Kondisi ini membuat gaji dan kesepakatan TV lebih kecil, serta minat pemain menurun.
Kesenjangan finansial di sepak bola Eropa kembali menjadi sorotan setelah data terbaru menunjukkan Liga Premier Inggris meraih pendapatan tahunan sebesar 7,1 hingga 7,9 miliar euro, jauh melampaui liga-liga besar lainnya di benua tersebut.
Serie A berada di posisi jauh berbeda, dengan pendapatan tahunan hanya sekitar 3 miliar euro, mendekati 2,9 miliar euro pada musim-musim terakhir, tertinggal dari Bundesliga dan La Liga yang meraih 3,7 hingga 4,1 miliar euro.
Gaji pemain di Serie A lebih rendah dibandingkan Liga Premier maupun La Liga, meski bervariasi antar klub. Kesenjangan ini membuat klub-klub Italia lebih selektif di bursa transfer, memprioritaskan pemain bernilai efisien dan skema pembayaran ringan.
Aturan turut membedakan Serie A dari liga besar lainnya. Kontrak yang diteken sejak 2 September 2025 menyertakan klausul pemotongan gaji otomatis sebesar 25 persen bagi pemain jika klubnya terdegradasi, kecuali disepakati ketentuan berbeda.
Klub-klub liga Italia menghabiskan 2 miliar euro per tahun untuk gaji, sekitar dua pertiga dari pendapatan liga. Menurut Deloitte, 20 klub berpenghasilan tertinggi Eropa meraih lebih dari 12 miliar euro, tumbuh 10 persen musim lalu.
Selisih pendapatan TV menjadi penyebab utama kesenjangan. Kesepakatan TV terbaru Liga Italia bernilai sekitar 900 juta euro per tahun, jauh di bawah ekspektasi liga, sementara sponsor dan tiket menyumbang lebih banyak bagi Inggris maupun Jerman.
Artikel Tag: Serie A, Premier League