Kanal

Simon Kjaer: Cedera di Genoa Menghentikan Saya, Tepat Saat di Puncak Karir

Penulis: Uphit Kratos
17 Mei 2026, 07:10 WIB

Simon Kjaer

Berita Liga Italia: Simon Kjaer mengungkap penyesalan terbesarnya selama membela AC Milan. Cedera lutut saat melawan Genoa menghentikan momentumnya di puncak performa.

Ada momen dalam karier seorang pemain yang menjadi titik balik. Bagi Simon Kjaer, momen itu terjadi dalam pertandingan melawan Genoa di musim Scudetto 2021-22. Sebuah cedera lutut serius yang memaksanya absen di sisa musim.

Berbicara kepada Milan Vibes, bek asal Denmark itu mengaku cedera tersebut datang di saat yang paling tidak tepat. Ia sedang berada di puncak performanya, bahkan namanya masuk dalam daftar kandidat Ballon d'Or.

"Cedera adalah sebuah fase dalam karier seorang pemain, dan cedera melawan Genoa itu menghentikan masa puncak saya. Saya adalah kandidat Ballon d'Or, finis di posisi ke-18," kenangnya.

Kjaer melihat cedera itu sebagai pedang bermata dua. Di sisi negatif, di usia 30 tahun tubuhnya merespons lebih lambat. Tapi di sisi positif, ia belajar banyak tentang konsistensi dan dedikasi.

"Negatif karena di usia 30 tubuhmu bereaksi lebih lambat. Tapi itu mengajari saya apa artinya konsisten dan bekerja 15-16 jam sehari menuju sebuah tujuan. Itu mengajari saya banyak hal. Lalu kami memenangkan Scudetto.”

“Saya selalu merasa memenangkannya, sama seperti yang lain. Tentu saja, jika saya bisa memilih, saya akan menghindarinya."

Meski absen di sebagian besar musim, Kjaer tidak pernah merasa tersisihkan dari kesuksesan tim. Harus diakui, perannya di ruang ganti tergolong sangat besar, dan jadi salah satu kunci keharmonisan tim.

Artikel Tag: AC Milan, Liga Italia, simon kjaer

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru