Kanal

Spalletti Kritik Diri Usai Napoli Tumbang dari Juventus

Penulis: Amalia Sihotang
18 Mei 2026, 04:24 WIB

Spalletti Kritik Diri Usai Napoli Tumbang dari Juventus - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia: Kekalahan Juventus dari Fiorentina Jadi Sorotan, Spalletti Akui Harus Introspeksi

TURIN, ITALIA – Juventus harus menelan kekalahan pahit 2-0 dari Fiorentina di kandang sendiri, membuat mereka terancam gagal lolos ke Liga Champions dengan satu laga tersisa. Pelatih kepala Juventus, Luciano Spalletti, tak segan untuk mengakui bahwa dirinya perlu melakukan introspeksi setelah hasil buruk ini.

Pada wawancara pasca-pertandingan, Spalletti terlihat geram saat diwawancarai oleh Sky Sport. Ketika reporter menyebut laga tersebut sebagai "pertandingan hidup mati", Spalletti menanggapi dengan tegas, "Jika Anda memulainya dengan cara seperti ini, Anda langsung memulai dengan buruk."

Meski kecewa, Spalletti menolak anggapan bahwa semuanya telah berakhir. "Mengatakan bahwa semuanya selesai, bahwa kita semua telah mati… itu salah," tambahnya. Kekalahan ini memang menjadi hasil yang mengecewakan, terutama mengingat pentingnya pertandingan tersebut.

Beberapa pekan sebelumnya, Spalletti sempat mengungkapkan bahwa ia belum sepenuhnya memahami timnya. Namun, apakah kini ia memiliki pandangan yang lebih jelas? "Penilaian saya tidak hanya berdasarkan hari ini. Saya percaya mereka telah melakukan hal-hal hebat; ada pertumbuhan yang signifikan, dan mereka telah meletakkan pondasi untuk hal-hal penting," katanya.

Spalletti juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas dan kepribadian di lapangan. "Saya harus mempertanyakan diri sendiri sebelum para pemain. Jika ini yang ditampilkan tim saya, saya harus mengevaluasi apa yang telah saya lakukan sebelum menganalisis apa yang mereka lakukan."

Juventus kebobolan pada kesempatan pertama Fiorentina menembak ke gawang, dan ini bukanlah kali pertama musim ini hal tersebut terjadi. "Saya harus memastikan hal ini tidak terjadi lagi. Saya harus berbicara tentang menciptakan ketenangan dalam pikiran para pemain, membiarkan mereka membuat keputusan, menemukan ruang yang tepat, bermain agresif dan mengoper bola dengan rapi," jelas Spalletti.

Kekalahan ini juga berdampak pada keuangan klub jika gagal ke Liga Champions, namun Spalletti menekankan bahwa ini hanyalah pertandingan sepak bola. "Para pemain harus tetap rapi, gaya bermain tetap, dan inilah yang telah membawa kami sejauh ini."

Spalletti, yang telah menandatangani kontrak baru hingga 2028, menyadari pentingnya introspeksi. "Saya harus, pertama-tama, menganalisis diri sendiri. Apakah saya melakukan segalanya untuk membawa mereka ke kondisi mental yang tepat? Ini terutama soal mental. Saya harus berbicara dengan diri saya sendiri, terlebih dahulu."

Di sisi lain, Juventus gagal memanfaatkan peluang di babak kedua meski memiliki opsi seperti Lois Openda dan Jonathan David di bangku cadangan. Ketika ditanya apakah situasinya akan berbeda jika mereka mendatangkan striker baru pada bursa transfer Januari, Spalletti menjawab, "Tidak ada gunanya membicarakan ini. Saya harus bermain baik di pertandingan ini."

Spalletti tetap optimis dan percaya bahwa Juventus dan para penggemarnya layak mendapatkan tempat di Liga Champions, meskipun situasi saat ini tidak menguntungkan.

Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru