Spalletti Ungkap Alasan Anak Tinggalkan Juventus, Bukan Takdir Jadi Direktur
Spalletti Ungkap Alasan Anak Tinggalkan Juventus, Bukan Takdir Jadi Direktur - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Luciano Spalletti, pelatih Juventus, membuka cerita tentang perjalanan kariernya dalam sebuah wawancara mendalam. Spalletti, yang dikenal karena pendekatannya yang bersemangat, mengungkap alasan putranya meninggalkan Juventus setelah dirinya ditunjuk sebagai pelatih. Federico, sang putra, memilih untuk melanjutkan kariernya sendiri sebagai pencari bakat di Genoa, menjauh dari bayang-bayang sang ayah.
Dalam wawancara tersebut, Spalletti juga membahas tentang pengalamannya sebagai pelatih tim nasional Italia. "Saya merasa pengalaman itu masih belum lengkap," ujarnya, mengungkapkan penyesalan karena tidak dapat menyelesaikan tugasnya dengan Azzurri. Meski begitu, kecintaannya pada tim nasional tetap membara.
Sebagai sosok yang selalu menempatkan suporter sebagai prioritas, Spalletti menerapkan aturan baru di Juventus agar para penggemar bisa lebih dekat dengan para pemain. "Kami menyisihkan lima menit untuk para penggemar di setiap kedatangan kami di kota-kota berbeda," ungkapnya, menegaskan pentingnya hubungan tim dengan pendukung setia mereka.
Musim pertama Spalletti bersama Juventus memang tidak mudah. Meski berhasil menstabilkan tim setelah awal musim yang sulit, Juventus gagal menembus empat besar Serie A. "Kami menyelesaikan beberapa masalah mendasar, tetapi ada insiden yang mengganggu ritme kami," jelasnya, merujuk pada beberapa pelanggaran taktis yang menghambat langkah tim.
Spalletti juga menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik menjadi direktur di masa depan. "Saya hanya akan menjadi direktur jika meja kerja saya berada di pinggir lapangan," katanya dengan bercanda, menegaskan kecintaannya pada peran sebagai pelatih.
Dalam mengasuh skuad Juventus, Spalletti memuji Weston McKennie sebagai pemain serba bisa yang krusial bagi timnya. "Kami menciptakan ‘Zona Wes’ karena dia tahu setiap sudut lapangan," ungkap Spalletti, menggambarkan McKennie sebagai pemain dengan karakter dan kepribadian yang luar biasa. Selain itu, Douglas Luiz juga disebut sebagai pemain yang menunjukkan perkembangan signifikan sejak kedatangan Spalletti.
Para penggemar Juventus juga disarankan untuk mengamati Alajbegovic, pemain muda yang dianggap memiliki potensi besar. "Jika Alajbegovic menunjukkan lebih banyak sisi dirinya, Zhegrova bisa menjadi pemain top," kata Spalletti, menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung bagi para pemain muda untuk berkembang.
Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti, Weston McKennie