Striker Tottenham Depresi Usai Brasil Tersingkir Dari Piala Dunia 2022
Richarlison
Berita Liga Inggris: Striker bintang Tottenham, Richarlison membahas tentang perjuangannya untuk mengatasi masalah kesehatan mentalnya. Ia mengaku mengalami depresi setelah timnas negaranya, Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2022 lalu.
Bintang Tottenham, Richarlison mengaku pernah berpikir untuk menabrakkan mobilnya ke tembok saat berjuang melawan depresi. Sang striker sangat terpengaruh dengan tekanan di sekitarnya menyusul tersingkirnya Brasil dari Piala Dunia 2022.
Dari luar Piala Dunia merupakan pengalaman positif bagi pemain 28 tahun itu di mana gol tendangan saltonya ke gawang Serbia memenangkan gol terbaik di turnamen tersebut. Striker Spurs tersebit diberikan kehormatan untuk memimpin lini serang juara Piala Dunia lima kali tersebut.
Ia mencetak lima gol secara keseluruhan akan tetapi tidak bisa mencegah negaranya tersingkir oleh Kroasia melalui adu penalti di perempat final. Akan tetapi kekecewaanya tersebut membuatnya kena mental dan Richy membagikan bagaimana pikirannya mulai kacau.
“Suatu hari, saat mengemudi, saya berpikir untuk menabrak tembok,” kata Richarlison kepada France Football. “Hari ini, ketika saya memikirkannya, saya mengatakan pada diri sendiri bahwa itu tidak ada gunanya.”
Ia melanjutkan: “Setelah Piala Dunia 2022, saya mengalami depresi. Segala kemalangan menimpa saya: tersingkir, pengkhianatan agen saya, masalah keluarga, kemunduran fisik... Selama satu setengah tahun, saya menderita pukulan demi pukulan setiap hari.”
Setelah direkrut The Lilywhites dari Everton di musim panas 2022, sang striker mengakhiri musim pertamanya hanya dengan satu gol di liga. Setelah mendapat bantuan psikologis ia mulai menemukan kembali pola pikir positif.
“Ini pertama kalinya saya harus berurusan dengan begitu banyak masalah,” jelasnya. “Di tengah kekacauan itu, saya bertemu dengan seorang pengacara jujur yang mengatur urusan dan aset saya. Saya bekerja sama dengan seorang psikolog dan, yang terpenting, saya bertemu dengan istri saya.”
Artikel Tag: Tottenham, Brasil, Richarlison