Kanal

Tambah Koleksi Kartu Merah, Djene Dakonam Cetak Rekor Buruk di LaLiga

Penulis: Fery Andriyansyah
18 Mei 2026, 21:30 WIB

Djene Dakonam jadi pemain paling sering dikartu merah. (Foto: Maciej Rogowski/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)

Berita Liga Spanyol: Djene Dakonam kembali menjadi sorotan setelah menerima kartu merah saat Getafe kalah 0-1 dari Elche pada Senin (18/5/2026) dini hari WIB. Bek asal Togo itu kini resmi mencatat rekor tidak diinginkan dalam sejarah lima liga top Eropa.

Pertandingan yang berlangsung di Estadio Martinez Valero berjalan ketat sejak awal. Namun, situasi berubah pada menit ke-38 ketika Djene Dakonam diusir wasit Victor Garcia setelah melakukan pelanggaran keras terhadap German Valera.

Keputusan tersebut membuat Getafe harus bermain dengan 10 pemain hampir sepanjang pertandingan. Kondisi itu akhirnya dimanfaatkan Elche untuk mengamankan kemenangan penting atas tim asuhan Jose Bordalas.

Kartu merah tersebut menjadi yang ke-10 bagi Djene sejak menjalani debut di LaLiga sembilan musim lalu. Catatan itu membuatnya menjadi pemain dengan jumlah kartu merah terbanyak di lima liga top Eropa dalam periode tersebut.

Gaya bermain agresif memang sudah lama menjadi ciri khas Djene. Meski sering tampil disiplin dalam menjaga pertahanan, bek berusia 34 tahun itu juga dikenal kerap bermain keras dalam duel satu lawan satu.

Menariknya, Sevilla menjadi klub yang paling sering membuat Djene menerima kartu merah. Dari total 10 kartu merah di LaLiga, tiga di antaranya terjadi saat menghadapi klub asal Andalusia tersebut.

Djene bergabung dengan Getafe dari Sint-Truidense pada 2017 dan sejak itu menjadi salah satu pemain paling penting di lini belakang klub. Terlepas dari catatan disiplin buruknya, ia tetap dipercaya sebagai pemimpin pertahanan tim.

Selain dihormati di Getafe, Djene juga merupakan salah satu figur penting dalam sepak bola Togo. Pengalamannya di level tertinggi Eropa membuatnya tetap dianggap sebagai pemain senior berpengaruh bagi negaranya.

Kekalahan dari Elche membuat posisi Getafe turun ke peringkat ketujuh klasemen LaLiga dengan koleksi 48 poin dari 37 pertandingan. Situasi itu membuat peluang mereka tampil di kompetisi Eropa musim depan belum sepenuhnya aman.

Getafe kini akan menjalani laga terakhir musim ini melawan Osasuna pada 23 Mei mendatang. Kemenangan dalam pertandingan tersebut bisa menjadi penentu bagi peluang mereka mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.

Artikel Tag: Getafe, Djene Dakonam

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru