Thierry Henry Jelaskan Komentar yang Memicu Reaksi di Nigeria
Thierry Henry merasa perkataannya disalahpahami. (Foto: Marvin Ibo Guengoer - GES Sportfoto/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Thierry Henry memberikan klarifikasi setelah pernyataannya dalam siaran pembuka Piala Dunia 2026 menuai reaksi dari para pendukung Nigeria. Legenda Arsenal dan Prancis itu menegaskan tidak pernah bermaksud merendahkan Nigeria ketika melontarkan candaan kepada kreator konten IShowSpeed sebelum laga Amerika Serikat melawan Paraguay.
Kontroversi bermula ketika IShowSpeed tampil mengenakan jersey Amerika Serikat yang dipadukan dengan celana tim nasional Nigeria dalam segmen prapertandingan. Saat itu, Henry yang menjadi analis bersama Zlatan Ibrahimovic dan Alexi Lalas menyebut bahwa mencampur perlengkapan dari dua tim berbeda sering dianggap membawa sial dalam dunia olahraga.
Komentar tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memunculkan berbagai reaksi dari penggemar Nigeria. Sebagian menilai ucapan Henry bisa diartikan sebagai sindiran terhadap negara mereka, meski konteks aslinya berkaitan dengan kebiasaan mencampur atribut tim yang berbeda.
Merespons polemik tersebut, Henry menegaskan bahwa candaan itu tidak ada hubungannya dengan Nigeria secara khusus. Ia bahkan menyebut akan mengatakan hal yang sama jika atribut yang dipakai berasal dari negara lain.
"Saya perlu menjelaskan sesuatu karena terkadang orang tidak memahami ketika sebuah candaan memang hanya candaan," kata Henry. "IShowSpeed memakai celana Nigeria dan atasan Amerika Serikat, lalu saya hanya mengatakan bahwa memisahkan satu set perlengkapan seperti itu dianggap membawa sial. Itu tidak ada hubungannya dengan Nigeria."
Mantan penyerang Arsenal tersebut juga menegaskan rasa hormatnya terhadap Nigeria dan budaya sepak bolanya. Menurut Henry, negara Afrika Barat itu memiliki tempat khusus dalam dunia sepak bola dan selalu mendapat apresiasi dari dirinya.
Dalam penjelasan lanjutannya, Thierry Henry kembali menekankan bahwa maksud perkataannya telah disalahartikan oleh sebagian pihak yang melihat potongan video tanpa konteks lengkap.
"Bisa saja itu celana Prancis, Italia, atau Spanyol dan saya tetap akan mengatakan hal yang sama," ujar Henry. "Saya bahkan mengatakan bahwa saya mencintai Naija, dan memang begitu. Saya sangat menghormati Nigeria dan masyarakatnya."
Henry memiliki hubungan yang cukup dekat dengan sepak bola Nigeria sejak masa bermainnya di Arsenal. Ia pernah satu tim dengan Nwankwo Kanu dalam skuad sukses The Gunners era Arsene Wenger. Karena itu, ia berharap klarifikasi tersebut dapat mengakhiri kesalahpahaman yang muncul setelah komentarnya pada siaran Piala Dunia 2026.
Artikel Tag: Thierry Henry, Nigeria, Piala Dunia 2026