Thomas Tuchel Menyesal Abaikan Kondisi Mental Pemain Manchester City
Thomas Tuchel merasa bersalah tak merangkul pemain Manchester City usai vonis sanksi. (Foto: Eddie Keogh - The FA/The FA via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Pelatih kepala Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengaku diselimuti penyesalan usai mengabaikan kondisi mental Elliot Anderson dan Marc Guehi. Pernyataan tersebut disampaikannya setelah Manchester City resmi dinyatakan bersalah atas pelanggaran berat aturan finansial oleh pihak Premier League.
Pengumuman keputusan hukum resmi dari Premier League tersebut dirilis hanya beberapa saat sebelum laga UEFA Nations League antara Inggris dan Republik Ceko dimulai pada Rabu (30/9/2026) dini hari WIB. Meskipun jenis sanksi final belum dikonfirmasi, Manchester City kini terancam hukuman berat mulai dari pengurangan poin signifikan, degradasi paksa, hingga ancaman dikeluarkan dari kompetisi kasta tertinggi.
Di tengah situasi pelik tersebut, Thomas Tuchel tetap menurunkan Marc Guehi dan Elliot Anderson sebagai starter dalam laga yang berlangsung di Praha. Satu pilar Manchester City lainnya di skuad Inggris, Nico O’Reilly, harus absen dari pertandingan tersebut akibat menderita cedera.
Selepas membawa anak asuhnya meraih kemenangan 2-0 atas Ceko, pelatih asal Jerman tersebut secara terbuka mengakui kelalaiannya yang tidak mengajak kedua pemainnya berdiskusi sebelum laga dimulai. Tuchel berdalih perhatiannya saat itu sepenuhnya tercurah pada persiapan taktis tim.
"Saya memiliki rasa bersalah sekarang. Saya sebenarnya tidak berbicara kepada mereka karena saya hanya fokus pada semua hal yang harus kami hadapi di sini dan mempersiapkan tim. Saya tidak berbicara dengan mereka mengenai masalah tersebut dan saya tidak akan mengomentarinya. Saya pikir Marc hari ini tampil sangat luar biasa setelah pertandingan yang sulit melawan Spanyol. Reaksinya berada di tingkat tertinggi dan Elliot Anderson juga menjalani pertandingan yang bagus," ujar Tuchel menyampaikan penyesalannya.
Selain membahas situasi internal pemainnya, Tuchel enggan membeberkan rencana rotasi pemain untuk laga krusial berikutnya melawan Kroasia pada hari Sabtu. Kendati demikian, ia membeberkan penyesuaian agenda perjalanan skuad The Three Lions demi menjaga kebugaran fisik para pemain.
Thomas Tuchel mengonfirmasi bahwa rombongan Timnas Inggris tidak akan terbang kembali ke kampung halaman, melainkan langsung bertolak menuju pemusatan latihan di Kroasia setelah bertahan satu malam di Praha untuk beristirahat.
"Saya tidak bisa memberi tahu Anda (apakah kami akan melakukan rotasi melawan Kroasia). Kami memiliki waktu tiga hari yang memberikan perbedaan besar dibanding dua pertandingan. Kami memutuskan untuk tidak terbang kembali ke Inggris, tetapi bertahan di Praha satu malam lagi, mendapatkan istirahat yang baik, dan kemudian bepergian ke Kroasia untuk menjalani dua sesi latihan di sana," ujar Tuchel.
"Kami akan mendorong semua orang agar siap tampil, bahkan Nico O'Reilly dan Ezri Konsa mudah-mudahan, lalu kami akan tahu lebih banyak. Pertandingan berikutnya penting bagi kami melawan pesaing langsung dan kami ingin menang," tutur Tuchel mengakhiri penjelasannya mengenai persiapan tim.
Artikel Tag: Manchester City, Thomas Tuchel, Inggris, UEFA Nations League, marc guehi, elliot anderson