Timnas Indonesia Berpotensi Tanpa Diaspora Eropa di ASEAN Championship 2026
Para pemain Timnas Indonesia yang bermain di Eropa kemungkinan besar tak akan ikut serta dalam ASEAN Championship (Piala AFF 2026)
Berita Timnas - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan mayoritas pemain diaspora yang berkarier di Eropa tidak akan memperkuat Timnas Indonesia pada ASEAN Championship 2026. Meski demikian, ia masih membuka peluang bagi satu hingga dua pemain untuk bergabung apabila mendapatkan izin dari klub masing-masing.
Timnas Indonesia terus mematangkan persiapan menuju ASEAN Championship 2026 yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Pelatih John Herdman telah memanggil 50 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan di Bali United Training Center, Gianyar, sejak 5 Juli 2026.
Dalam daftar tersebut terdapat sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri. Mereka adalah Marselino Ferdinan, Justin Hubner, Mathew Baker, dan Mitchell Baker.
Dari empat nama tersebut, Marselino Ferdinan yang bermain untuk Oxford United serta Justin Hubner yang membela Fortuna Sittard menjadi pemain yang berkarier di Eropa. Namun, peluang keduanya memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026 dinilai cukup kecil.
Pasalnya, turnamen tersebut tidak masuk dalam kalender resmi FIFA sehingga klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban melepas para pemainnya. Selain itu, kompetisi di Benua Biru juga tengah memasuki periode pramusim menjelang musim 2026/2027.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan pihaknya telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan berkoordinasi bersama I.League agar klub-klub peserta Super League mendukung kebutuhan tim nasional.
"Yang saya tahu bahwa liga sudah memundurkan jadwalnya jadi September," ujar Erick Thohir di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
"Jadi tidak ada alasan klub-klub yang ada di Indonesia menolak pemanggilan Timnas. Jadi kita sudah undurkan dan sudah ada kesepakatan bahwa liga dan tim nasional jalan berkesinambungan," lanjutnya.
Menurut Erick, seluruh pemain yang nantinya memperkuat Timnas Indonesia merupakan pilihan langsung dari John Herdman.
"Nah artinya, semua pemain yang ada di Liga Indonesia pasti kita akan cari yang terbaik. Coach John yang memilih," katanya.
Sementara itu, Erick mengakui situasi berbeda berlaku bagi para pemain diaspora yang bermain di Eropa. Karena ASEAN Championship tidak berlangsung pada kalender FIFA Matchday, peluang mereka untuk bergabung sangat terbatas.
"Untuk yang di Eropa memang dengan kondisi bukan FIFA Matchday, mereka tidak bisa bergabung," ujar Erick.
Ia menambahkan, peluang memanggil pemain diaspora akan jauh lebih besar pada FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026 karena turnamen tersebut berada dalam agenda FIFA.
"Makanya nanti ada FIFA ASEAN di bulan September-Oktober yang di bawah FIFA Matchday, mungkin itu nanti bisa menjadi bagian mereka bergabung," jelasnya.
Meski demikian, Erick masih membuka kemungkinan ada satu atau dua pemain diaspora yang tetap memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship apabila klub mereka memberikan izin.
"Tetapi mungkin satu-dua pemain kalau memang diizinkan oleh klubnya bisa saja," tutup Erick.
Artikel Tag: Erick Thohir, Timnas Indonesia, ASEAN Championship