Tottenham Dekati Striker Tajam yang Pernah Permalukan Guardiola Musim Ini
Tottenham Dekati Striker Tajam yang Pernah Permalukan Guardiola Musim Ini - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Situasi Tottenham Hotspur semakin memanas jelang akhir musim, bukan hanya karena posisi mereka di papan bawah, tetapi juga manuver transfer yang mulai bergulir. Menurut laporan SportsBoom, pihak perantara disebut sudah melakukan kontak resmi dengan Spurs terkait kemungkinan merekrut penyerang FK Bodø/Glimt, Kasper Høgh, pada bursa transfer musim panas nanti.
Langkah ini datang di tengah situasi genting klub London Utara tersebut. Tottenham belum meraih kemenangan liga sejak pergantian tahun 2026 dan hanya mencatat dua kemenangan dalam 17 laga terakhir di Premier League — rentetan buruk yang membuat manajemen memecat Thomas Frank. Kini, di bawah komando pelatih interim Igor Tudor, The Lilywhites bersiap menghadapi laga krusial kontra Arsenal, sang pemuncak klasemen, akhir pekan ini.
Sementara itu, ketertarikan pada Kasper Høgh bukan datang tanpa alasan. Penyerang asal Denmark berusia 25 tahun itu tampil tajam di Norwegia, mencatat 43 gol dari 83 penampilan bersama Bodø/Glimt. Namanya mencuat setelah menorehkan dua gol ke gawang Manchester City di ajang Liga Champions dan mencetak gol kemenangan saat menumbangkan Atletico Madrid. Catatan impresif tersebut membuat klub-klub Eropa mulai meliriknya, meski sebelumnya tawaran €8–9 juta dari Norwich City serta duo Skotlandia, Celtic dan Rangers, sempat ditolak.
Kabar terkini menyebut harga Høgh kini melonjak ke kisaran €15–18 juta, seiring performanya yang terus menanjak. Tak hanya Tottenham, klub-klub seperti Wolverhampton Wanderers, Southampton, Wolfsburg, hingga Union Berlin juga dikabarkan memantau situasi sang striker. Namun bagi Spurs, minat ini masih sebatas opsi alternatif. Høgh disebut menjadi kandidat “rencana B”, bukan target utama – terutama jika mereka berhasil bertahan di Premier League.
Bagi Tottenham, masa depan mereka akan menentukan arah perburuan pemain musim panas nanti. Jika skenario terburuk — degradasi — benar-benar terjadi, maka Høgh bisa menjadi solusi realistis. Namun untuk memperkuat lini depan di liga tertinggi Inggris, skuad asuhan Tudor tampaknya masih membutuhkan sosok penyerang dengan level pengalaman yang lebih mapan.
Untuk saat ini, semua perhatian tertuju pada duel panas melawan Arsenal. Dan di balik hiruk pikuk perebutan poin dan rumor transfer, Tottenham berada di persimpangan penting: bertahan di Premier League dan membangun ulang kejayaan mereka, atau terpaksa memulai lagi dari titik nol di kasta kedua.
Artikel Tag: Arsenal