Tuchel Jelaskan Alasan Cadangkan Bukayo Saka di Semifinal Piala Dunia 2026
Thomas Tuchel puas Bukayo Saka balas kepercayaan dengan hattrick. (Foto: Eddie Keogh - The FA/The FA via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Thomas Tuchel akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya tidak memainkan Bukayo Saka sebagai starter saat Inggris kalah 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Penjelasan itu muncul setelah winger Arsenal tersebut tampil gemilang dengan mencetak hattrick ketika The Three Lions mengalahkan Prancis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga di Miami Stadium, Ahad (19/7/2026) pagi WIB.
Penampilan luar biasa Saka memunculkan pertanyaan mengapa pemain berusia 24 tahun itu tidak dimainkan sejak awal pada laga semifinal. Tuchel mengakui keputusan tersebut bukan hal yang mudah karena Saka merupakan salah satu pemain terpenting dalam skuad Inggris.
"Itu adalah keputusan yang sulit bagi saya untuk tidak memainkannya sebagai starter di semifinal," kata Thomas Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu menjelaskan bahwa dirinya berhati-hati dalam menangani kondisi Saka yang masih menjalani pemulihan dari masalah pada tendon Achilles dalam beberapa bulan terakhir. Faktor kebugaran menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum menentukan susunan pemain menghadapi Argentina.
Selain itu, Tuchel merasa Morgan Rogers memiliki karakter permainan yang lebih sesuai untuk pertandingan tersebut. Menurutnya, kekuatan fisik Rogers bisa memberikan dimensi berbeda saat menghadapi permainan Argentina.
"Saya merasa Morgan Rogers memiliki sesuatu yang spesial untuk kami dengan kekuatan fisik dan posturnya dalam pertandingan melawan Argentina," ujarnya.
Tuchel mengungkapkan bahwa Saka sebenarnya beberapa kali melakukan pemanasan pada laga semifinal. Tim pelatih telah menyiapkan kemungkinan memasukkannya ke lapangan, tetapi situasi pertandingan yang berlangsung sangat terbuka membuat mereka akhirnya memilih opsi pergantian pemain yang berbeda.
"Kami beberapa kali memintanya melakukan pemanasan saat melawan Argentina. Kami siap melakukan pergantian, tetapi pertandingan menjadi sangat kacau sehingga pada akhirnya kami memilih opsi yang berbeda," jelas Tuchel.
Meski sempat dicadangkan, Tuchel menegaskan posisinya terhadap Bukayo Saka tidak pernah berubah sepanjang turnamen. Ia tetap menganggap pemain Arsenal tersebut sebagai sosok penting bagi tim nasional Inggris.
"Tidak ada yang berubah selama Piala Dunia bagi saya. Bukayo adalah rekan setim yang luar biasa, pesepak bola yang hebat, dan pemain kunci bagi kami. Itu tidak akan berubah. Dia kembali membuktikannya hari ini dan saya ikut senang untuknya," pungkas Tuchel.
Artikel Tag: Thomas Tuchel, Inggris, Piala Dunia, Piala Dunia 2026, Bukayo Saka