Tutup Cerita Indah, Sadio Mane Isyaratkan Akhiri Kiprah di Piala Afrika
Sadio Mane via gettyimages
Berita Sepak Bola: Usai meraih AFCON keduanya, Sadio Mane mengisyaratkan bahwa Piala Afrika kali ini bisa menjadi yang terakhir baginya bersama Senegal.
Penyerang Al-Nassr itu merasa regenerasi Senegal telah berjalan dengan baik dan siap memberi dukungan dari belakang sebagai pemain ke-12.
Di usia 33 tahun dan dengan Piala Dunia 2026 di depan mata, Sadio Mane mengkonfirmasi bahwa ia tidak akan berpartisipasi dalam Piala Afrika berikutnya dalam dua tahun mendatang.
"AFCON terakhir saya? Ya, saya rasa saya sudah mengatakannya, ini hanya pengulangan. AFCON bagi saya adalah cerita yang berbeda," kata Mane, dilansir dari beIN Sports.
"Jika semuanya berjalan lancar, insya Allah, saya akan berhenti di sini. Saya rasa suksesi sudah terjamin, mereka akan menyelesaikan tugasnya, saya akan menjadi pemain ke-12 mereka."
Usai menaklukkan Maroko di partai puncak, Senegal kini telah memenangkan dua final AFCON terakhir mereka setelah kalah di dua final pertama pada edisi 2002 dan 2019. Perjalanan mereka ke pertandingan puncak dipimpin oleh Mane.
Dengan gol kemenangannya di semifinal melawan Mesir, Mane menjadi pemain kesembilan yang mencetak lebih dari 10 gol yakni 11 gol di AFCON. Hanya Samuel Eto'o (18) dari Kamerun, Laurent Pokou (14) dari Pantai Gading, Rashidi Yekini (14) dari Nigeria, dan Hassan El-Shazly (12) dari Mesir yang mencetak lebih banyak gol dalam kompetisi ini.
Legenda Liverpool itu juga menciptakan peluang terbanyak (19) di edisi AFCON kali ini, dengan semuanya berasal dari permainan terbuka. Bahkan, ini adalah peluang terbanyak yang diciptakan dari permainan terbuka sejak 2010 dalam satu edisi kompetisi oleh seorang pemain.
Artikel Tag: Sadio Mane, Senegal, Piala Afrika