Udinese Terpuruk, Runjaic Enggan Bicara Soal Masa Depannya
Udinese Terpuruk, Runjaic Enggan Bicara Soal Masa Depannya - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia kembali memanas dengan sorotan tertuju pada Kosta Runjaic, pelatih Udinese, yang kini berada di bawah tekanan setelah timnya mengalami kekalahan ketujuh dari delapan laga terakhir di Serie A. Kekalahan telak 5-2 dari AS Roma di Stadio Friuli menjadi titik nadir terbaru bagi Udinese, yang kini terjerembab di posisi 19 klasemen dengan hanya mengumpulkan lima poin dari sepuluh pertandingan.
Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu malam itu, Udinese sudah tertinggal 4-0 di babak pertama setelah gawang mereka dibobol oleh Bryan Cristante, Rodrigo Mora, Donyell Maen, dan Evan Ndicka. Meski Nicolo Zaniolo dan Matteo Palma sempat memperkecil ketertinggalan di babak kedua, gol dari Daniele Ghilardi di menit-menit akhir memastikan kemenangan Roma dan menambah derita bagi Udinese.
Setelah pertandingan, Runjaic mengakui bahwa timnya tampil buruk, terutama dalam pertahanan. "Kami seharusnya bertahan lebih baik. Lawan terlalu mudah mencetak gol," ujarnya dalam konferensi pers. Ia juga menyebutkan bahwa meskipun ada kesempatan untuk mengubah permainan di babak kedua, timnya gagal memanfaatkannya.
Banyak pihak mempertanyakan keputusan Runjaic yang tidak melakukan pergantian pemain meski sudah tertinggal jauh di paruh pertama. Menanggapi hal ini, sang pelatih berdalih bahwa perubahan pemain tidak akan banyak mengubah jalannya pertandingan. "Kami sudah kebobolan empat gol, dan kami memutuskan untuk tetap dengan formasi yang ada," jelasnya.
Runjaic juga mengakui bahwa jadwal yang padat dan lawan yang berkualitas seperti Roma membuat Udinese menderita. Namun, ia tetap menegaskan bahwa skuadnya telah memberikan segalanya di lapangan. "Kami harus terus bekerja dan tidak hanya bicara. Kami bermain lebih baik melawan Parma dan Torino, tetapi hari ini kami kalah dalam duel-duel penting," tambahnya.
Meskipun situasinya sulit, Runjaic tetap tenang dan optimis bahwa perubahan masih mungkin terjadi. Namun, ia juga menyadari bahwa kelangsungan kariernya sebagai pelatih Udinese bukanlah keputusan yang bisa diambilnya sendiri. Dengan jadwal berat di depan mata, termasuk laga tandang ke markas Venezia, masa depan Runjaic di Udinese kini tergantung pada hasil-hasil berikutnya.