Unai Emery Klarifikasi soal Momen Tak Salami Rob Edwards
Unai Emery buka suara usai abaikan jabat tangan dengan Rob Edwards. (Foto: Bradley Collyer/PA Images via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Unai Emery akhirnya angkat bicara setelah tidak terlihat menyalami Rob Edwards usai Aston Villa kalah 0-2 dari Wolverhampton Wanderers pada Sabtu (28/2) dini hari WIB. Kekalahan tersebut semakin menekan posisi Villa dalam persaingan papan atas Premier League.
Aston Villa sempat masuk perbincangan perebutan gelar beberapa pekan lalu. Namun kini, mereka hanya meraih satu kemenangan dari enam laga terakhir di liga dan terancam disalip Manchester United di posisi empat besar.
Dalam laga di Molineux tersebut, Wolves yang terancam degradasi justru tampil efektif. Joao Gomes membuka skor pada babak kedua sebelum Rodrigo Gomes memastikan kemenangan di masa tambahan waktu. Hasil itu menjadi kemenangan kedua Wolves musim ini di kandang dari 29 percobaan.
Sorotan kemudian tertuju pada Unai Emery yang langsung berjalan ke lorong stadion setelah peluit akhir berbunyi, tanpa terlihat berjabat tangan dengan Rob Edwards. Momen tersebut memicu kritik di media sosial.
Saat diwawancarai Sky Sports, Emery ditanya apakah ia masuk ke lorong karena frustrasi. Ia menjawab singkat, “Tidak, pertandingan sudah selesai…”. Respons tersebut menunjukkan ketidaknyamanannya terhadap pertanyaan itu.
Sementara itu, Edwards menanggapi situasi tersebut dengan santai. Menurut laporan The Athletic, ia berkata, “Belum (bertemu). Saya mengerti. Dalam dua laga yang kami menangkan, kedua manajer juga menghilang. Mungkin mereka berpikir bisa datang dan menang begitu saja! Saya sangat menghormati Unai, dia pelatih hebat, jadi tidak masalah.”
Ini bukan kali pertama Emery menuai perhatian karena tidak berjabat tangan setelah kekalahan. Pada Desember lalu, ia juga langsung masuk lorong di Emirates Stadium usai kalah dari Arsenal dan beralasan, “Saya tidak bisa menunggu selamanya. Saat itu dingin.”
Mantan striker Villa, Stan Collymore, turut mengkritik pendekatan taktik tim. Ia menulis di media sosial bahwa Emery adalah pelatih hebat, “tetapi bukan berarti tidak bisa dikritik.” Collymore menilai permainan Villa terlalu lambat dan memperingatkan potensi “kapitulasi besar” jika tidak ada perubahan pendekatan dalam delapan atau sembilan laga tersisa.
Artikel Tag: Aston Villa, Unai Emery, Wolverhampton Wanderers, Wolves, Rob Edwards