Usia 37 Tahun, Masihkah Ciro dan Da Silva Ideal untuk Timnas Indonesia?
Ciro Alves dan David Da Silva
Berita Timnas: Timnas Indonesia kembali membuka peluang naturalisasi bagi pemain asing yang lama berkarier di Liga Indonesia. Kini ada Ciro Alves dan David Da Silva menjadi dua nama terbaru, namun usia mereka memunculkan tanda tanya soal kontribusi jangka panjang.
Program naturalisasi Timnas Indonesia kembali bergulir, kali ini menyasar pemain asing yang telah lama merumput di kompetisi domestik. Dua penyerang asal Brasil, Ciro Alves dan David Da Silva, tengah menjalani proses untuk menjadi Warga Negara Indonesia setelah memenuhi syarat masa tinggal minimal lima tahun.
Berbeda dengan tren naturalisasi pemain keturunan Eropa yang masih berada di usia produktif, Ciro dan Da Silva justru mengajukan status WNI saat memasuki fase akhir karier. Keduanya lahir pada 1989 dan akan menginjak usia 37 tahun pada 2026. Situasi ini memunculkan perdebatan, apakah mereka akan menjadi solusi jangka pendek atau sekadar pelapis di lini depan Garuda.
Sejarah mencatat, pola serupa pernah terjadi pada Beto Goncalves. Ia menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada 2018 saat berusia 37 tahun dan hanya memperkuat skuad hingga 2019 sebelum melewati usia 39. Hal yang sama juga dialami Cristian Gonzales, yang tak lagi dipanggil ketika memasuki usia akhir 30 an.
Dengan preseden tersebut, peluang Ciro dan Da Silva untuk bertahan lama di tim nasional dinilai terbatas. Apalagi saat ini Timnas Indonesia memiliki opsi penyerang naturalisasi yang lebih muda seperti Ole Romeny dan Mauro Zijlstra, yang secara usia berada dalam fase emas perkembangan karier.
Meski demikian, pengalaman dan ketajaman keduanya di Liga Indonesia tetap menjadi nilai plus. Dalam beberapa musim terakhir, Ciro Alves dikenal sebagai penyerang lincah dengan mobilitas tinggi, sementara David Da Silva konsisten mencetak gol di level klub. Pengalaman panjang mereka di sepak bola Indonesia juga membuat proses adaptasi nyaris tak menjadi kendala.
Ciro sendiri pernah mengungkapkan kecintaannya terhadap Indonesia. “Saya bermain di sini dan telah jatuh cinta kepada negara ini,” ujarnya.
Keputusan akhir tentu berada di tangan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Jika ia memilih pendekatan regenerasi total, peluang keduanya bisa saja terbatas. Namun bila pengalaman dianggap penting untuk menjaga keseimbangan tim, Ciro dan Da Silva masih berpotensi memberi kontribusi dalam dua tahun ke depan sebelum benar benar memasuki senja karier.
Artikel Tag: LIga Indonesia, Timnas Indonesia, David da Silva, Ciro Alves