Viviano: Saya Paham Cristian Chivu, tapi Ada Satu Hal yang Tak Dimengerti
Cristian Chivu
Berita Liga Italia: Emiliano Viviano mengaku paham dengan arah permainan Cristian Chivu, tapi tak mengerti mengapa kelemahan tak teratasi saat setelah kalah dari Club Bruges.
Dalam acara Elastici, mantan kiper Emiliano Viviano menganalisis penampilan Inter Milan dan masalah yang dihadapi tim asuhan Cristian Chivu di Liga Champions setelah kalah 3-4 dari Bruges.
"Saya pikir Chivu ingin memasukkan sesuatu yang berbeda, dan sudah mencobanya sejak tahun lalu. Jadi pertahanan sangat tinggi ini, duel satu lawan satu di seluruh lapangan,” ujar Viviano.
“Itu hal yang menyenangkan, karena kemungkinan, jika Inter ingin punya harapan melawan tim yang lebih kuat, harus mencoba ini. Tetapi ada batasan-batasannya. Kita penuh dengan 'tetapi'.”
“Maksudnya, 'tetapi' di Madrid melawan Real masih wajar; 'tetapi' melawan Bruges, di mana kalian menghadapi 30-40 transisi, hampir selalu dari Forbs, dan tidak sanggup mengelolanya di dalam pertandingan,"
"Oke, saya paham ke mana kalian ingin menuju. Oke, saya tidak paham bagaimana, setelah sejumlah laga di mana batasan-batasan ini tetap ada, tidak bisa diatasi,"
Dalam kesempatan tersebut, Viviano juga menyinggung soal transisi, dimana nerazzurri yang menerapkan garis pertahanan tinggi, kerap kesulitan mengatasi serangan balik dan bola-bola panjang.
"Kalau melakukan transisi, lakukan dengan benar, seperti yang dilakukan Barcelona. Ambil risiko ditinggal di depan, bukan jalan tengah. Hari ini, pada satu titik, lini tengah dan pertahanan berjarak 30 meter.”
“Itu bukan berarti agresif di depan, itu berarti panjang, panjang dan lebar, dan tidak akan ke mana-mana."
Artikel Tag: Inter Milan, Cristian Chivu, Emiliano Viviano