Bos Ducati Resah Marc Marquez Kehilangan Peluang Raih 25 Poin di Australia
Marc Marquez dan Davide Tardozzi
Berita MotoGP - Manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, mengakui Marc Marquez kehilangan kesempatan penting untuk menambah 25 poin setelah balapan MotoGP Australia 2026 dibatalkan akibat cuaca buruk. Meski Marquez masih memimpin klasemen dengan keunggulan 10 poin atas Jorge Martin, Ducati belum bisa tenang karena rivalnya diperkirakan kembali bersaing di GP Malaysia.
Marc Marquez harus menerima keputusan pembatalan balapan di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026). Padahal, pembalap Ducati Lenovo itu berpeluang memperbesar keunggulannya atas Martin yang telah dipastikan absen akibat cedera.
Marquez memahami bahwa keselamatan pembalap menjadi pertimbangan utama. Namun, ia tetap menyayangkan seri Australia harus berakhir tanpa balapan, terlebih Phillip Island menjadi salah satu sirkuit favoritnya.
"Sangat disayangkan balapan tidak dapat diadakan, tetapi keselamatan harus diutamakan," kata Marquez, dikutip dari Motorsport.
Ia juga menilai Phillip Island seharusnya mendapatkan perpisahan yang lebih baik sebelum MotoGP pindah ke Adelaide pada 2027. Marquez menyimpan kenangan manis di sirkuit tersebut, termasuk pole position yang diraihnya pada akhir pekan itu dan kemenangan pada 2024.
Kekecewaan serupa dirasakan Tardozzi. Menurutnya, Marquez memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan jika balapan tetap berlangsung. Namun, hujan lebat dan buruknya jarak pandang membuat helikopter medis tidak dapat beroperasi dengan aman.
"Ini jelas merupakan kesempatan yang terlewatkan bagi kami, tetapi keselamatan adalah yang utama," ujar Tardozzi.
Ia menilai kondisi lintasan juga berbahaya bagi pembalap untuk menjalani balapan penuh sepanjang 27 putaran, terutama karena suhu yang dingin.
"Dalam kondisi seperti ini, Marc adalah favorit, tetapi balapan bukanlah intinya; keselamatan adalah yang terpenting," katanya.
Meski kehilangan kesempatan menambah poin, Marquez masih memimpin klasemen dengan selisih 10 poin atas Martin. Tardozzi mengaku mendapat kabar bahwa cedera Martin tidak terlalu serius dan pembalap Aprilia tersebut berpeluang tampil di Sepang.
"Dia adalah rival yang tangguh dan jujur, dan kami mengenalnya dengan baik. Saya yakin dia akan mencoba balapan Minggu depan," kata Tardozzi.
MotoGP Malaysia pada 30 Oktober hingga 1 November menjadi kesempatan berikutnya bagi Marquez untuk memperkuat posisinya. Tardozzi optimistis Ducati bisa meraih hasil bagus di Sepang, meski ia mengakui Aprilia juga menunjukkan potensi kuat.
Menurutnya, Ducati berpeluang tampil kompetitif di Malaysia dan Valencia. Sebaliknya, tim asal Italia itu perlu bekerja lebih keras menghadapi persaingan di Qatar dan Portimao.
Dengan empat seri tersisa, Ducati harus menjaga konsistensi Marc Marquez sekaligus mewaspadai kebangkitan Martin. Keunggulan 10 poin memang menjadi modal penting, tetapi perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 masih jauh dari kata selesai.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, MotoGP Australia