☰
Kanal
✕

Bos Ducati Senang Jorge Martin Masih Bisa Duel dengan Marquez di Sepang

Penulis: Abdi Ardiansyah
27 Okt 2026, 17:50 WIB

Marc Marquez dan Jorge Martin

Berita MotoGP - Jorge Martin punya peluang tampil di MotoGP Malaysia 2026 setelah hasil pemeriksaan menunjukkan cedera tulang yang dialaminya tidak mengalami pergeseran meski. Kabar tersebut disambut positif oleh manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, yang menilai kehadiran pembalap Aprilia Racing itu akan membuat persaingan di Sirkuit Sepang semakin ketat.

Jorge Martin mengalami nasib kurang beruntung pada Sprint Race MotoGP Australia 2026. Pembalap Aprilia Racing itu terjatuh saat bersaing dengan Marc Marquez pada Sabtu (24/10), sehingga harus melewatkan balapan utama yang akhirnya dibatalkan akibat cuaca buruk.

Meski demikian, peluang Martin untuk kembali turun di lintasan pada seri berikutnya masih terbuka. Hasil CT scan menunjukkan dugaan patah tulang tambahan tidak terbukti, sementara cedera pada tulang radiusnya dipastikan tidak mengalami pergeseran.

Kondisi tersebut membuatnya tidak perlu menjalani operasi. Namun ia dikabarkan akan memakai perangkat serta sarung tangan khusus jika tetap ingin balapan di Sirkuit Sepang.

Kabar kemungkinan Martin hadir di Sepang mendapat respons positif dari Davide Tardozzi. Manajer Ducati Lenovo itu mengaku senang mendengar perkembangan kondisi sang pembalap.

"Saya senang mendengar kabar bahwa ia akan hadir di Sepang. Itu berarti cederanya tidak terlalu parah," kata Tardozzi, seperti dilansir Crash.

Tardozzi juga mengakui kualitas Martin sebagai pembalap yang cepat dan memiliki daya juang tinggi. Karena itu, ia memperkirakan Martin akan berusaha memberikan perlawanan kepada para pembalap Ducati jika kondisinya memungkinkan untuk berlomba.

"Dia adalah seorang pahlawan dan pembalap yang cepat. Jadi, dia pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perlawanan sengit kepada kami," ujarnya.

Tardozzi turut menyoroti duel antara Marc Marquez dan Martin dalam Sprint Race di Phillip Island. Keduanya terlibat aksi saling menyalip tanpa bersentuhan, meski sama-sama berusaha mempertahankan posisi di depan.

Menurut Tardozzi, Marquez mampu menjaga kendali dan mengambil keputusan dengan tepat ketika menghadapi tekanan dari Martin. Ia juga menilai Marquez tetap menghormati rivalnya meski keduanya bersaing hingga batas kemampuan.

Tardozzi menjelaskan bahwa Marquez tidak ingin membiarkan Jorge Martin memimpin terlalu lama. Jika Martin mendapat kesempatan melaju sendirian selama satu atau dua putaran, ia berpotensi memperlebar jarak dari para pesaingnya.

Persaingan keduanya di Australia pun menjadi gambaran menarik menjelang MotoGP Malaysia. Jika Martin dinyatakan cukup fit untuk tampil, duel dengan Marquez berpeluang kembali tersaji di Sepang, ketika keduanya masih memiliki kepentingan besar dalam persaingan musim 2026.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, aprilia, Davide Tardozzi, motogp malaysia, Jorge Martin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru