Kanal

Bos Pramac Puji Mental Toprak Razgatlioglu, Meski Juara Tapi Mau Belajar

Penulis: Abdi Ardiansyah
10 Jul 2026, 08:07 WIB

Toprak Razgatlioglu bersama dengan mantan rider MotoGP, Andrea Dovizioso

Berita MotoGP - Toprak Razgatlioglu memang masih berjuang beradaptasi di MotoGP bersama Pramac Yamaha. Namun di balik hasil yang belum maksimal, manajer tim Pramac, Gino Borsoi justru mengungkap kualitas lain sang pembalap yang dinilai sangat langka dimiliki seorang juara dunia.

Perjalanan Toprak Razgatlioglu di MotoGP musim 2026 belum berjalan semulus saat ia mendominasi ajang World Superbike. Meski demikian, manajer tim Pramac Yamaha, Gino Borsoi, menilai pembalap asal Turki itu memiliki karakter yang menjadi modal besar untuk berkembang di kelas premier.

Toprak bergabung dengan Pramac Yamaha menggunakan kontrak pabrikan berdurasi dua musim setelah meraih tiga gelar juara dunia WSBK, termasuk membawa BMW menjadi juara pada musim 2024 dan 2025. Namun, perpindahan ke MotoGP memaksanya mempelajari banyak hal dari awal.

Menurut Borsoi, karakter motor MotoGP sangat berbeda dibanding motor Superbike sehingga proses adaptasi tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

"Saya memiliki tim yang sangat kompeten untuk membantu Toprak memahami bagaimana menghadapi kategori baru ini. MotoGP benar-benar berbeda. Kenyataannya, dia harus belajar dari nol," ujar Borsoi.

Meski masih kesulitan beradaptasi, Borsoi menegaskan tidak ada seorang pun di Pramac yang meragukan kemampuan Toprak Razgatlioglu.

"Tidak ada yang meragukan bakat dan kecepatannya. Toprak memiliki talenta yang luar biasa," katanya.

Hal yang paling membuat Borsoi terkesan justru bukan kecepatan Toprak, melainkan sikapnya ketika menerima masukan dari para teknisi.

Menurutnya, sang juara dunia itu tetap rendah hati meski telah memiliki segudang prestasi di WorldSBK.

"Toprak sangat terbuka dan mudah diajak berdiskusi. Sangat mudah menjelaskan kepadanya apa yang perlu diubah. Itu menjadi nilai tambah yang sangat besar," ujar Borsoi.

Ia mengaku karakter seperti itu tidak mudah ditemukan pada seorang pembalap yang telah meraih tiga gelar juara dunia.

"Tidak mudah menemukan mentalitas seperti ini, terutama ketika seseorang sudah memenangkan tiga gelar dunia Superbike. Saat Anda tahu bahwa Anda termasuk yang terbaik, bahkan mungkin yang terbaik, biasanya Anda tidak lagi mudah mendengarkan orang lain," jelasnya.

Artikel Tag: wsbk, World Superbike, Pramac, Gino Borsoi, Toprak Razgatlioglu

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru