Kanal

Bournemouth Akui Salah Tangani Perubahan Staf Matchday

Penulis: Fery Andriyansyah
16 Agu 2026, 20:00 WIB

Bournemouth berjanji memperbaiki cara klub memperlakukan staf lama setelah menuai kritik. (Foto: Harriet Massey/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Bournemouth berjanji akan memperbaiki cara mereka menangani perubahan staf pertandingan setelah mendapat kritik terkait pemberitahuan kepada sejumlah anggota lama. Beberapa anggota staf yang telah bertahun-tahun bekerja pada hari pertandingan diberi tahu bahwa jasa mereka tidak lagi diperlukan untuk musim 2026/27. Pemberitahuan tersebut disampaikan melalui email hanya dua pekan sebelum musim dimulai.

Perubahan itu berkaitan dengan peninjauan pengaturan staf pertandingan yang dilakukan The Cherries untuk musim baru. Klub mengatakan sejumlah posisi dan persyaratan kerja mengalami perubahan sebagai bagian dari upaya memperkuat keselamatan serta keamanan stadion, area perimeter, dan lingkungan sekitarnya. Namun, cara penyampaian keputusan tersebut kemudian memicu kekhawatiran dari pihak yang terdampak.

Dalam pernyataan resmi, The Cherries mengakui bahwa proses tersebut tidak sesuai dengan standar yang ingin mereka terapkan. "Kami telah meninjau cara perubahan ini disampaikan dan menyadari bahwa hal tersebut tidak mencerminkan standar yang kami harapkan dari diri kami sebagai sebuah klub. Orang-orang yang telah memberikan pelayanan bertahun-tahun kepada AFC Bournemouth layak diperlakukan dengan penghargaan dan rasa hormat," tulis klub.

Bournemouth juga menyatakan telah menghubungi pihak-pihak yang terdampak untuk mendengarkan kekhawatiran mereka dan meninjau kondisi masing-masing. Klub menegaskan bahwa perubahan tersebut memang penting untuk aspek keamanan, tetapi cara memperlakukan orang-orang yang telah lama mengabdi juga tidak kalah penting.

"Perubahan ini penting, tetapi begitu pula cara kami berkomunikasi dan memperlakukan orang-orang yang telah mengabdi kepada klub. Kami seharusnya menangani hal ini dengan lebih baik, dan kami akan melakukannya dengan lebih baik," lanjut pernyataan klub.

Kasus tersebut mendapat perhatian setelah sebuah unggahan di X menyebut seorang anggota staf matchday Bournemouth yang telah hampir 60 tahun bekerja untuk klub menerima email hanya empat paragraf. Unggahan itu menggambarkan pendekatan tersebut sebagai sesuatu yang tidak pantas, terutama mengingat lamanya masa pengabdian individu tersebut kepada klub.

Email yang diterima para staf menyatakan bahwa kontrak mereka tidak akan diperpanjang. Namun, pesan tersebut ditutup dengan ucapan terima kasih atas komitmen, profesionalisme, dan kontribusi mereka selama bekerja di klub. The Cherries juga menyampaikan penghargaan atas dukungan yang diberikan selama bertahun-tahun serta mendoakan keberhasilan mereka pada masa mendatang.

BBC Sport kemudian mendapat informasi bahwa Bournemouth telah menghubungi individu yang menjadi sorotan sebelum pernyataan klub diterbitkan. Pria tersebut sebelumnya bekerja di area parkir pada hari pertandingan. Setelah komunikasi lanjutan dengan klub, ia kini ditawari pekerjaan untuk musim depan di bagian lain.

The Cherries memiliki perjalanan panjang sejak naik dari League Two ke Premier League hanya dalam lima tahun dan mencapai kasta tertinggi pada 2015. Setelah terdegradasi pada 2020, mereka kembali dua tahun kemudian. Musim ini menjadi periode penting karena tim yang dilatih Marco Rose untuk pertama kalinya akan tampil di kompetisi Eropa, sehingga klub juga melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan operasionalnya.

Klub menegaskan bahwa mereka menghargai seluruh orang yang telah berkontribusi terhadap Bournemouth, khususnya mereka yang sudah mengabdi selama puluhan tahun. Dengan adanya evaluasi terhadap cara komunikasi dan penawaran pekerjaan baru kepada pihak yang terdampak, The Cherries berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan pendekatan yang lebih sesuai dengan nilai yang ingin mereka tunjukkan.

Artikel Tag: Bournemouth

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru