Kanal

Bukan Joe Calzaghe, Lennox Lewis Dinilai Sebagai Petinju Inggris Terbaik

Penulis: Abdi Ardiansyah
23 Jun 2026, 16:15 WIB

Lennox Lewis

Berita Tinju : Mantan juara dunia kelas cruiser, Johnny Nelson, menegaskan bahwa Lennox Lewis merupakan petinju Inggris terhebat sepanjang masa. Menurutnya, pencapaian yang diraih Lewis di divisi kelas berat membuatnya berada di level yang sulit disamai oleh petinju Inggris lainnya.

Dalam sejarah tinju Inggris, sejumlah nama besar kerap masuk dalam perdebatan sebagai yang terbaik. Joe Calzaghe misalnya, pensiun tanpa pernah menelan kekalahan dan sukses mempertahankan gelar dunia kelas super middleweight sebanyak 21 kali. Ada pula Bob Fitzsimmons serta Randolph Turpin yang terkenal karena pernah mengalahkan legenda dunia Sugar Ray Robinson.

Namun bagi Nelson, tidak ada satu pun yang mampu menandingi warisan yang ditinggalkan Lewis.

Petinju berjuluk "The Lion" itu dikenal sebagai salah satu kelas berat terbaik dalam sejarah olahraga tinju. Sepanjang karier profesionalnya, Lewis menghadapi sejumlah lawan berbahaya dan berhasil membalas setiap kekalahan yang pernah dideritanya.

Dua kekalahan KO yang dialaminya dari Oliver McCall pada 1994 dan Hasim Rahman pada 2001 tidak menjadi noda permanen dalam kariernya. Lewis justru bangkit dan memenangkan laga ulang melawan keduanya melalui kemenangan sebelum batas waktu.

Kemampuan bangkit dari situasi sulit inilah yang menurut Nelson menjadi salah satu bukti kehebatan Lewis.

"Lennox Lewis harus menjadi yang terbaik. Apa yang dia capai di kelas berat sangat luar biasa. Banyak pertarungan yang membuat orang berpikir, 'Wow, petinju ini benar benar spesial'," ujar Nelson kepada Daily Mail Boxing.

Nelson mengakui Lewis tidak menghadapi Mike Tyson maupun Evander Holyfield saat keduanya berada di masa puncak karier. Namun hal itu tidak mengurangi nilai pencapaiannya.

"Dia mungkin tidak bertemu Tyson atau Holyfield di masa terbaik mereka, tetapi setiap lawan berbahaya yang ada di depannya berhasil dia singkirkan," katanya.

Menurut Nelson, karakter Lewis juga terlihat dari reaksinya saat kalah. Ia tidak pernah mencari alasan dan selalu berusaha memperbaiki kesalahan dengan segera meminta pertandingan ulang.

"Ketika dia kalah KO, dia langsung berkata ingin rematch. Lalu dia kembali dan memperbaiki semuanya," tambah Nelson.

Lewis sendiri akhirnya mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar kelas berat setelah menjadi juara dunia tak terbantahkan. Ia juga berhasil mengalahkan Mike Tyson melalui TKO ronde kedelapan pada 2002 serta memenangkan laga ulang melawan Evander Holyfield setelah hasil kontroversial pada pertemuan pertama mereka.

Bagi Nelson, kombinasi prestasi, mental juara, dan kemampuan mengatasi kegagalan membuat Lennox Lewis tetap menjadi standar tertinggi bagi petinju Inggris hingga saat ini.

Artikel Tag: Mike Tyson, Lennox Lewis, Evander Holyfield, Sugar Ray Robinson, kelas penjelajah, Kelas Menengah Super, Heavyweight

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru