Bukan Sekadar Ganti Mobil, Red Bull Hadapi Taruhan Terbesar di F1 2026
Max Verstappen
Berita F1: Red Bull Racing bersiap memasuki musim kedua dalam dekade ketiganya di Formula 1 dengan transformasi besar yang akan mengubah wajah tim secara menyeluruh. Die Roten Bullen versi 2026 dipastikan tampil dan terasa sangat berbeda dibandingkan mobil yang digunakan pada musim 2025, seiring diberlakukannya regulasi teknis baru Formula 1.
Sebagai penanda awal era baru tersebut, Red Bull bersama tim saudaranya, Racing Bulls, dijadwalkan menjadi dua tim pertama yang meluncurkan livery musim 2026. Peluncuran ini akan dilakukan dalam sebuah acara khusus di Michigan pada Jumat pagi waktu Eropa, bertepatan dengan agenda peluncuran musim balap global Ford.
Perubahan paling fundamental terjadi pada sektor teknis. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pabrikan berlogo dua banteng merah resmi menjadi produsen power unit sendiri melalui Red Bull Powertrains. Setelah bertahun tahun menggunakan mesin Honda dengan nama RBPT, kini mereka benar benar membangun fondasi teknisnya dari nol.
Ford menjadi mitra strategis dalam proyek ambisius ini, sekaligus menandai kembalinya pabrikan Amerika tersebut ke Formula 1 setelah 21 tahun. Kolaborasi ini juga memiliki nilai historis, mengingat Ford sebelumnya melepas Jaguar Racing kepada Dietrich Mateschitz, yang kemudian mengubahnya menjadi Red Bull Racing.
Meski begitu, tantangan besar menanti. Mantan prinsipal tim, Christian Horner, sebelumnya mengakui bahwa Mercedes dan Ferrari memiliki pengalaman puluhan tahun dalam pengembangan mesin, sementara Red Bull Powertrains baru memulai langkah pertamanya. Hal ini menjadikan sektor mesin sebagai tanda tanya terbesar tim asal Milton Keynes menjelang musim 2026.
Selain aspek teknis, perubahan signifikan juga terjadi pada identitas Max Verstappen. Setelah kehilangan gelar juara dunia dari Lando Norris, Verstappen tidak lagi menggunakan nomor satu di mobilnya. Nomor tersebut kini berpindah ke McLaren, mengikuti sang juara dunia baru.
Verstappen juga tidak kembali ke nomor 33 yang sempat melekat erat padanya. Dengan adanya perubahan regulasi terbaru, pebalap kini diizinkan mengganti nomor permanen. Dengan restu Daniel Ricciardo, Verstappen akhirnya akan menggunakan nomor favoritnya, yaitu nomor tiga, pada musim 2026. Ia menjadi pebalap pertama yang mengganti nomor permanen di luar penggunaan nomor satu oleh juara dunia.
Mobil baru RB22 yang akan dikendarai Max Verstappen dan rekan setim barunya, Isack Hadjar, dijadwalkan menjalani uji coba tertutup di Barcelona pada akhir Januari. Sebelum itu, Red Bull berpeluang menggelar sesi shakedown melalui filming day.
Satu pertanyaan besar masih menggantung, livery seperti apa yang akan dikenakan RB22. Sepanjang musim dingin, mereka memberi sinyal akan perubahan desain, sesuatu yang sejak lama diharapkan Verstappen. Musim 2026 bisa menjadi momen terwujudnya keinginan tersebut.
Artikel Tag: Max Verstappen, Red Bull, ford, F1 2026