BWF Jagokan Fajar-Fikri & Raymond-Joaquin Menangi Kejuaraan Dunia Tahun Ini
Fajar-Fikri-Raymond-Joaquin/[Foto:PBSI]
Secara tradisional, tidak ada negara yang menikmati dominasi berkepanjangan di nomor ganda putra. Enam pasangan berbeda dari lima negara telah memenangkan medali emas ganda putra dalam enam edisi terakhir, yang mencerminkan betapa terbukanya kategori ini. Menjelang BWF Kejuaraan Dunia 2026, nomor ganda putra mungkin yang paling sulit diprediksi, mengingat banyaknya pesaing berkualitas tinggi.
Pada kuartal pertama musim ini, Kim Won Ho / Seo Seung Jae melanjutkan dominasi mereka dari tahun 2025, tetapi semuanya berubah setelah Final Piala Thomas BWF pada bulan Mei. Sejak saat itu, pasangan peringkat 1 dunia ini tampak lebih mudah dikalahkan; pasangan lain, terutama Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dan Satwiksairaj Rankireddy telah muncul ke permukaan.
Di luar nama-nama ini, terdapat beberapa pasangan berprestasi lainnya yang sama-sama mampu meraih posisi teratas di podium.
Berikut lima pasangan yang patut diperhatikan:
Kim Won Ho / Seo Seung Jae
Tim Korea hampir tak terkalahkan tahun lalu dan mempertahankan performa tersebut hingga kuartal pertama tahun ini, tetapi beberapa minggu terakhir mereka menjadi rentan. Meskipun mereka telah mencapai dua semifinal dan dua final sejak Piala Thomas, dominasi mereka begitu kuat sehingga empat turnamen tanpa kemenangan adalah hal yang tidak biasa. Mampukah mereka bangkit tepat waktu untuk mempertahankan gelar Kejuaraan Dunia mereka?
Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri
Dua gelar berturut-turut di Jepang dan Tiongkok – keduanya menampilkan kemenangan atas Kim/Seo – menunjukkan bahwa pasangan Indonesia telah menemukan performa terbaik mereka tepat waktu untuk Kejuaraan Dunia.
Fajar Alfian dan Muhammad Fikri telah memulai tahun ini dengan catatan yang solid, dan dengan tiga final dalam empat turnamen terakhir mereka, pasangan Indonesia saat ini berada di level yang berbeda sama sekali.
Satwiksairaj Rankireddy / Chirag Shetty
Para pemain India menyadari bahwa Kejuaraan Dunia menghadirkan kesempatan sekali seumur hidup di hadapan penonton tuan rumah. Setelah memenangkan Singapore Open dengan mengalahkan dua pasangan terkuat di sirkuit, Rankireddy/Shetty telah mempersiapkan diri dengan baik. Dengan permainan menyerang mereka yang menakutkan dan karisma di lapangan, peraih medali perunggu 2022 ini akan berusaha memanfaatkan momentum dukungan penonton.
Goh Sze Fei / Nur Izzuddin
Para pemain Malaysia yang pendiam ini mencapai tiga final tahun ini dan tampil gemilang di Indonesia, memenangkan Indonesia Masters dan Indonesia Open. Penampilan kuat lainnya termasuk semifinal di Thailand dan Jepang. Ketenangan mereka di lapangan, keterampilan di lini depan, dan kecerdasan dalam menciptakan peluang membuat mereka menyenangkan untuk ditonton.
Raymond Indra / Nikolaus Joaquin
Pasangan muda paling menjanjikan di kompetisi ini, pasangan Indonesia ini telah menunjukkan performa luar biasa mengingat usia mereka yang masih awal 20-an. Mereka mencapai tiga final tahun ini, termasuk Indonesia Open. Dengan gaya menyerang yang tanpa hambatan dan belum terbebani oleh ekspektasi, mereka adalah pasangan yang dapat menimbulkan banyak masalah bagi pemain-pemain yang lebih mapan.
Pesaing Teratas Lainnya: Liang Wei Keng/Wang Chang; Aaron Chia/Soh Wooi Yik; Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen; Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin
Awasi: Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard; Chen Zhi Yi/Presley Smith
Penantang Tuan Rumah Teratas: Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty; Hariharan Amsakarunan/MR Arjun.
Artikel Tag: Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Kim Won Ho, Seo Seung Jae, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, BWF Kejuaraan Dunia 2026