Caitlin Clark Hadapi Tantangan Mental setelah Cedera Serius Musim Lalu
Caitlin Clark mengatakan proses pemulihan bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga tentang kembali mempercayai tubuhnya setelah absen panjang akibat cedera. (Foto: AP)
Bintang Indiana FeverCaitlin Clark mengaku masih berusaha mengatasi tantangan mental setelah kembali bermain usai mengalami cedera serius yang mengakhiri musimnya tahun lalu.
Clark menyampaikan hal tersebut menjelang pertandingan Fever melawan Los Angeles Sparks pada Rabu (13/5) malam waktu setempat.
Pemain berusia 24 tahun itu mengatakan proses pemulihan bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga tentang kembali mempercayai tubuhnya setelah absen panjang akibat cedera.
“Saya rasa bagian tersulit dari cedera, yang sampai sekarang masih saya hadapi dan perjuangkan, adalah hambatan mental untuk benar-benar melewati semuanya,” kata Clark dalam sesi media sebelum pertandingan.
Caitlin Clark mengalami cedera yang mengakhiri musimnya pada Juli tahun lalu.
Hingga memasuki laga melawan Sparks, ia baru memainkan satu pertandingan WNBA sejak kembali, yakni saat Indiana kalah 104-107 dari Dallas Wings pada laga pembuka musim Sabtu lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Clark sempat dua kali masuk ke lorong pemain untuk mendapatkan perawatan pada bagian punggungnya.
Seusai laga, ia menjelaskan bahwa punggungnya cukup mudah mengalami ketegangan sehingga perlu dilakukan penyesuaian.
Meski sempat meninggalkan lapangan, Clark kembali bermain dan menyelesaikan pertandingan dengan total 30 menit bermain.
Ia mencetak 20 poin disertai tujuh assist dan lima rebound.
Caitlin Clark mengaku momen ketika punggungnya kembali terasa kaku justru memberinya sedikit rasa percaya diri karena ia mampu melanjutkan pertandingan tanpa masalah serius.
“Saya pikir saya malah mendapat kepercayaan diri dari situasi itu karena saya bisa kembali bermain delapan menit lagi dan merasa baik-baik saja,” ujarnya. “Tapi saya tetap butuh waktu untuk benar-benar melewati hambatan mental dalam mempercayai tubuh saya.”
Pelatih Indiana Fever Stephanie White mengatakan situasi yang dialami Clark cukup umum terjadi pada pemain muda.
Menurutnya, banyak atlet belum sepenuhnya memahami kondisi tubuh mereka sampai mengalami cedera serius.
White menambahkan bahwa staf pelatih kini lebih berhati-hati dalam mengatur beban bermain Caitlin Clark dan seluruh pemain Fever sepanjang musim reguler.
“Dalam situasi ideal, Anda ingin memiliki rotasi yang konsisten dan tidak ada pemain yang harus bermain terlalu berat,” kata White.
“Musim lalu kami terpaksa memainkan beberapa pemain dalam menit tinggi karena banyak cedera. Kami ingin mengelola hal itu dengan lebih baik musim ini.”
Meski demikian, White memastikan Clark tidak akan mendapatkan pembatasan menit bermain saat menghadapi Sparks.
Caitlin Clark sendiri menyadari tuntutan fisik di WNBA jauh lebih berat setelah kembali dari cedera panjang.
Ia menyebut dirinya berlari sejauh 4,6 mil dalam pertandingan melawan Dallas, sesuatu yang memberi tekanan besar terhadap tubuhnya.
“Saya terus belajar membiasakan diri lagi dengan intensitas permainan dan kontak fisik di level ini,” kata Clark. “Tapi secara keseluruhan saya merasa sangat baik.”
Indiana berharap kondisi Clark terus membaik seiring berjalannya musim, terutama karena Fever kembali memasang target tinggi setelah membangun skuad kompetitif di sekitar sang bintang muda.
Artikel Tag: WNBA, Caitlin Clark, Indiana Fever