Canelo Alvarez Beberkan Alasan Duel Lawan Benavidez Tak Pernah Terwujud
Canelo Alvarez dan David Benavidez
Berita Tinju - Pertarungan antara Saul Canelo Alvarez dan David Benavidez selama bertahun-tahun menjadi salah satu duel yang paling dinantikan penggemar tinju. Namun, seiring perubahan arah karier kedua petinju, peluang laga tersebut kini dinilai hampir mustahil terwujud.
Canelo saat ini memasuki fase akhir kariernya dan diperkirakan hanya akan menjalani tiga hingga empat pertarungan lagi. Setelah kehilangan status juara dunia tak terbantahkan kelas menengah super dari Terence Crawford tahun lalu, fokus utamanya kini adalah merebut kembali gelar di divisi 168 pon.
Di sisi lain, Benavidez telah melanjutkan kariernya di kelas berat ringan dan kini juga berkompetisi di kelas penjelajah. Kondisi itu membuat peluang duel dengan Canelo semakin kecil.
Dalam wawancara bersama Ariel Helwani, Canelo mengaku kesempatan terbaik sebenarnya muncul ketika mereka masih sama-sama bertarung di kelas menengah super. Namun, menurutnya, Benavidez saat itu belum berstatus juara dunia sehingga pertarungan tersebut tidak pernah terealisasi.
"Dia sekarang seperti petinju kelas berat ringan atau bahkan kelas penjelajah. Itu tidak adil. Ketika saya sedang menyatukan seluruh gelar di kelas 168 pon, jika saat itu dia adalah juara dunia, itulah waktu yang tepat untuk bertarung. Tetapi dia bukan juara. Menurut saya, itulah momen yang paling ideal," ujar Canelo.
Benavidez memang pernah dua kali menyandang sabuk juara dunia WBC kelas menengah super. Namun, kedua gelarnya dicabut sehingga ia tidak sempat menghadapi Canelo dalam duel unifikasi.
Saat Canelo sedang menguasai seluruh gelar di divisi tersebut, Benavidez berhasil menjadi penantang wajib WBC. Meski demikian, badan tinju itu tidak pernah memerintahkan kedua petinju untuk bertarung. Situasi tersebut membuat Benavidez memilih naik ke kelas berat ringan demi mengejar peluang baru.
Meski Benavidez masih beberapa kali menyatakan kesediaannya menghadapi Canelo di kelas berat ringan, peluang duel itu kini dinilai sangat kecil.
Sebaliknya, Canelo Alvarez telah mengalihkan fokus ke pertarungan berikutnya. Petinju berusia 36 tahun itu dijadwalkan menghadapi juara dunia WBC kelas menengah super, Christian Mbilli, pada 31 Oktober dalam upayanya merebut kembali salah satu gelar yang pernah dimilikinya.
Artikel Tag: WBC, saul canelo alvarez, Canelo Álvarez, David Benavidez, kelas penjelajah, kelas berat ringan, Kelas Menengah Super, Christian Mbilli