Kanal

Carlos Pena Sesalkan Hadiah Penalti Untuk Semen Padang FC

Penulis: Dayat Huri
09 Feb 2026, 20:30 WIB

Laga Semen Padang FC Vs Persita Tangerang/foto dok Persita Tangerang

Berita Super League: Kekecewaan mendalam menyelimuti kubu Persita Tangerang setelah dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-0 dari tuan rumah Semen Padang FC. Arsitek tim, Carlos Pena secara terbuka menyesalkan keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti di menit-menit akhir untuk tuan rumah pada pertandingan pekan ke-20 Super League musim 2025/2026 tersebut.

Bertanding di Stadion H. Agus Salim, Padang, Minggu (8/2/2026) sore, laga berjalan alot dengan intensitas tinggi namun minim peluang bersih. Kebuntuan pecah di penghujung laga saat wasit Muhammad Iqballuddin menunjuk titik putih setelah meninjau Video Assistant Referee (VAR). 

Penyerang asing tuan rumah, Diego Mauricio yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Bagi Carlos Pena, keputusan wasit di masa tambahan waktu tersebut dianggap tidak masuk akal dan sangat merugikan timnya. 

Ia merasa Persita Tangerang seharusnya layak mendapatkan setidaknya satu poin dari laga tandang yang sulit ini.

“Opini saya untuk pertandingan ini saya pikir keputusan penalti sangat tipis sekali. Tidak banyak peluang terjadi untuk kedua tim, banyak juga set pieces untuk kedua tim. Tendangan bebas, lemparan ke dalam, sepak pojok, tapi tidak banyak peluang untuk mencetak gol dari kedua tim,” ujar Carlos Pena seperti dikutip dari laman resmi klub. 

Bahkan, pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai pengakuan pemain lawan setelah peluit panjang dibunyikan. Hal ini menambah rasa pahit atas kekalahan yang diderita Laskar Pendekar di markas Semen Padang FC.

"Dan itu terjadi sebelum penalti, karena wasit memutuskan untuk penalti. Bahkan penyerang mereka mengatakan kepada saya di akhir laga bahwa itu bukan penalti. Jika pemain mengatakan hal ini, apalagi yang bisa saya katakan disini. Kami kecewa dengan hasil ini karena kita kehilangan satu poin, dan itu tidak akan kembali kepada kita," paparnya.

Sepanjang jalannya laga, Carlos Pena menilai kedua tim sebenarnya bermain sangat disiplin dalam bertahan, sehingga aliran bola lebih banyak tertahan di lini tengah atau berakhir pada situasi bola mati yang tidak mematikan.

"Ya, tidak mudah. Karena Semen Padang FC bertahan dengan baik, kami berusaha untuk menyerang di berbagai area dengan kecepatan yang dimiliki pemain sayap kami. Kami mencoba untuk melakukan crossing, juga dengan beberapa skema bola mati. Kami mencoba, tapi kita tidak memiliki peluang yang jelas, juga untuk mereka. Jadi menurut saya hasil yang sesuai adalah imbang," pungkasnya. 

Kekalahan ini membuat posisi Persita Tangerang tertahan di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 32 poin. Kini, tim harus segera bangkit dan mengalihkan fokus untuk melanjutkan perjuangan di Super League musim 2025/2026. Berdasarkan jadwal, mereka akan menjamu PSBS Biak di Indomilk Arena, Senin, 16 Februari 2026 mendatang.

Artikel Tag: persija jakarta, Semen Padang FC, Super League, carlos pena

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru