Kanal

Carlos Queiroz Optimistis Ghana Siap Hadapi Panama

Penulis: Fery Andriyansyah
17 Jun 2026, 18:00 WIB

Carlos Queiroz yakin Ghana mampu atasi tantangan Panama. (Foto: Mert Alper Dervis/Anadolu via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Pelatih Ghana, Carlos Queiroz, menunjukkan sikap tenang menjelang pertandingan pertama timnya di Piala Dunia 2026. Juru taktik berusia 73 tahun itu menegaskan fokus utamanya saat ini adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi Panama pada laga Grup L di Stadion Toronto, Kamis (18/6/2026) pagi WIB.

Turnamen kali ini menjadi Piala Dunia kelima bagi Carlos Queiroz sebagai pelatih kepala setelah sebelumnya menangani Portugal, Iran, Kolombia, dan Mesir. Meski memiliki pengalaman panjang di level internasional, tantangan bersama Ghana terasa berbeda karena ia baru ditunjuk sebagai pelatih sekitar dua bulan sebelum dimulainya turnamen.

Saat ditanya mengenai susunan pemain utama yang akan diturunkan, Queiroz memilih merahasiakan rencananya. Ia menegaskan seluruh pemain yang dibawa ke turnamen masih memiliki peluang yang sama untuk tampil sejak menit pertama. Menurutnya, keputusan akhir baru akan diambil setelah seluruh persiapan menjelang pertandingan selesai dilakukan.

"Kami sudah memiliki rencana. Saat ini kami masih mengandalkan seluruh 26 pemain yang ada di dalam skuad. Besok kami akan mengambil keputusan dan menentukan susunan pemain yang akan memulai pertandingan," kata Queiroz.

Nama Thomas Partey turut menjadi perhatian dalam konferensi pers tersebut. Ketika sesi berlangsung, gelandang Villarreal itu masih menunggu hasil proses banding terkait penolakan visa Kanada. Queiroz menolak memberikan komentar panjang mengenai persoalan tersebut dan memilih menyerahkan semuanya kepada pihak yang berwenang.

"Saya rasa tidak perlu menambahkan komentar. Cerita ini masih berjalan dan semua orang bebas berbicara. Tugas saya adalah bekerja dengan pemain yang ada di depan saya. Kami menunggu keputusan dan ketika keputusan itu keluar, kami siap menentukan pendekatan akhir untuk pertandingan," ujar Queiroz.

Beberapa saat setelah konferensi pers berakhir, banding Partey resmi ditolak sehingga ia dipastikan absen melawan Panama. Meski kehilangan salah satu pemain berpengalaman, Queiroz menegaskan Ghana tetap harus fokus pada target utama. Ia menilai hasil di lapangan jauh lebih penting dibandingkan berbagai spekulasi yang berkembang di luar pertandingan.

Ketika ditanya apakah laga melawan Panama wajib dimenangkan mengingat Ghana juga harus menghadapi Inggris dan Kroasia, Queiroz memberikan jawaban tegas. Menurutnya, setiap pertandingan dalam kariernya selalu dianggap sebagai laga yang harus dimenangkan sehingga tidak ada alasan untuk mengubah pendekatan tersebut sekarang.

"Nilai kami tidak ditentukan oleh niat atau harapan. Nilai kami ditentukan oleh hasil. Satu-satunya obat yang bekerja dalam sepak bola adalah kemenangan. Kami siap berjuang untuk mendapatkan hasil itu. Saya tidak pernah mengingat satu pertandingan pun dalam hidup saya yang bukan laga wajib menang," tegasnya.

Meski Ghana datang sebagai tim dengan peringkat FIFA terendah di Grup L, Queiroz tetap percaya diri. Ia melihat skuadnya memiliki pengalaman, kualitas individu, kecepatan, dan kemampuan teknis yang cukup untuk menyulitkan Panama. Selain itu, ia yakin timnya mampu menemukan kelemahan lawan dan memanfaatkan situasi tersebut di lapangan.

Carlos Queiroz juga berharap dukungan suporter Ghana bisa menjadi faktor penting selama turnamen berlangsung. Ia mengibaratkan para pendukung sebagai pemain ke-12 yang dapat memberikan energi tambahan kepada tim. Menurutnya, Ghana memahami besarnya tantangan yang harus dihadapi, tetapi keyakinan untuk bersaing tetap tinggi di dalam skuad.

Artikel Tag: Panama, Ghana, Piala Dunia 2026, carlos queiroz

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru