CEO Ducati Samakan Comeback Marc Marquez dengan Francesco Bagnaia
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - CEO Ducati Claudio Domenicali melihat sejumlah kesamaan antara perjuangan Marc Marquez dalam perebutan gelar MotoGP 2026 dan pencapaian Francesco Bagnaia pada musim 2022. Keduanya sama-sama menunjukkan kegigihan luar biasa setelah tertinggal jauh dalam klasemen sementara.
Marc Marquez berpeluang mencatatkan sejarah baru pada MotoGP 2026 setelah melakukan comeback luar biasa dalam perebutan gelar juara dunia. Perjuangan pembalap Ducati tersebut mengingatkan CEO Ducati, Claudio Domenicali, pada pencapaian Francesco Bagnaia empat tahun lalu.
Marquez sempat tertinggal hingga 102 poin dalam persaingan gelar musim ini. Namun, pembalap asal Spanyol itu mampu membalikkan keadaan dan kini berada di ambang gelar juara dunia kedelapannya di kelas utama Grand Prix.
Catatan tersebut melampaui rekor comeback Bagnaia pada MotoGP 2022. Saat itu, pembalap Italia tersebut berhasil mengejar ketertinggalan 91 poin dari Fabio Quartararo hingga akhirnya merebut gelar juara dunia.
Dalam wawancara dengan Moto.it menjelang MotoGP Qatar 2026, Domenicali mengakui adanya kemiripan di antara kedua pencapaian tersebut.
"Ada beberapa kesamaan. Saya pikir Pecco tertinggal 91 poin, sedangkan dalam kasus ini kami sempat tertinggal 102 poin," ujar Domenicali.
Ia juga menilai kedua pembalap memperlihatkan kegigihan yang luar biasa. Bagnaia tidak menyerah ketika menghadapi ketertinggalan besar pada 2022, sementara Marquez menunjukkan sikap serupa dalam persaingan musim ini.
Meski demikian, Domenicali menyoroti perbedaan kondisi yang dialami keduanya. Comeback Marquez turut dipengaruhi proses pemulihan cedera yang dialaminya setelah kecelakaan dengan Marco Bezzecchi di Indonesia pada musim sebelumnya.
Setelah kembali membalap, Marquez membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus meningkatkan kemampuannya dalam mengendalikan motor. Sementara itu, Bagnaia lebih banyak menghadapi kesulitan pada paruh pertama musim 2022 karena persoalan lain, bukan kondisi fisik.
Domenicali juga menilai kesalahan para rival ikut memengaruhi perjalanan perebutan gelar. Pada 2022, Quartararo beberapa kali kehilangan poin, sedangkan persaingan Marquez musim ini juga diwarnai sejumlah kesalahan dari para pesaingnya.
Meski Marc Marquez berpeluang mengunci gelar di Qatar, Domenicali mengingatkan timnya agar tidak kehilangan fokus. Menurutnya, masih ada tiga seri tersisa sehingga Ducati harus terus bekerja keras hingga akhir musim.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Francesco Bagnaia, MotoGP 2022, MotoGP 2026