Chelsea Berikan Guard of Honour untuk Manchester United pada 2007
Chelsea Berikan Guard of Honour untuk Manchester United pada 2007 - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Pada Mei 2007, Manchester United disambut dengan guard of honour oleh para pemain Chelsea di Stamford Bridge. Tim asuhan Sir Alex Ferguson baru saja meraih gelar juara Liga Premier, sehingga bintang-bintang Chelsea seperti John Terry, Claude Makelele, dan Michael Essien memberikan penghormatan kepada mereka. Namun, Ferguson memilih menurunkan tim dengan pemain cadangan, mengingat laga final Piala FA melawan Chelsea yang akan datang. Wayne Rooney, Rio Ferdinand, dan Paul Scholes diistirahatkan, sementara Cristiano Ronaldo tidak bermain. Kesempatan ini memberi kesempatan bagi beberapa pemain pinggiran untuk tampil, dan momen ini kerap muncul di media sosial.
Tomasz Kuszczak tampil sebanyak 61 kali untuk Manchester United sebelum pindah ke Brighton pada 2012. Kiper asal Polandia ini kemudian bermain untuk Wolves dan Birmingham, dan pensiun setelah kontraknya di St Andrew’s tidak diperpanjang. Setelah pensiun, dia mendirikan perusahaan konstruksi di Polandia dan mendapatkan gelar di bidang jurnalisme olahraga. Hingga September 2023, Kuszczak bergabung dengan staf pelatih tim nasional Polandia sebagai pelatih kiper, namun pada Maret 2024, dia tidak lagi menjadi bagian dari tim tersebut.
Kieran Lee hanya membuat tiga penampilan untuk United, salah satunya saat menerima guard of honour dari Chelsea. Lee kemudian pindah ke Oldham dan Sheffield Wednesday, di mana dia mencetak 22 gol dalam 217 pertandingan. Dia mengakhiri kariernya di Bolton Wanderers, bermain 91 kali sebelum pensiun pada 2021.
Wes Brown, yang menjadi bagian dari tim United yang memenangkan Liga Champions 2008, bermain 362 kali untuk klub sebelum pindah ke Sunderland pada 2011. Brown pensiun setelah bermain singkat dengan Kerala Blasters di India dan kemudian terlibat dalam kegiatan pelatihan dan punditry.
John O’Shea, seperti Brown, juga pindah ke Sunderland pada 2011 dan mengakhiri karier bermainnya di Reading pada 2019. O’Shea kemudian beralih ke dunia kepelatihan dan sempat menjadi manajer interim tim nasional Republik Irlandia pada 2024.
Gabriel Heinze, yang sempat berseteru dengan Ferguson, melanjutkan kariernya di Real Madrid, Marseille, AS Roma, dan Newell’s Old Boys sebelum pensiun pada 2014. Setelah pensiun, Heinze terjun ke dunia kepelatihan dan kini menjadi bagian dari staf kepelatihan Mikel Arteta di Arsenal.
Chris Eagles, yang pernah mengalami insiden dengan Roy Keane dalam latihan, hanya tampil 17 kali untuk United sebelum pindah ke Burnley. Kariernya berlanjut di beberapa klub Inggris dan dia pensiun pada Januari 2020.
Alan Smith, yang kariernya di United terhambat oleh cedera parah, kemudian bermain untuk Newcastle, MK Dons, dan Notts County. Smith kini tinggal di Orlando, Florida, dan menjadi pelatih di XL Soccer World Academy.
Darren Fletcher, yang mengatasi tantangan kesehatan selama kariernya, tetap di United hingga 2015 sebelum pindah ke West Brom dan Stoke City. Fletcher kembali ke Old Trafford sebagai pelatih tim utama dan sempat menjadi direktur teknik klub.
Kieran Richardson, yang tampil tidak konsisten untuk United, pindah ke Sunderland pada 2007 dan kemudian bermain untuk Fulham, Aston Villa, dan Cardiff City. Setelah meninggalkan sepak bola, Richardson kini berkecimpung dalam bisnis koleksi dan penjualan jam tangan mewah.
Ole Gunnar Solskjaer, yang dikenal sebagai "Baby-Faced Assassin," menjadi manajer United pada 2018 setelah menggantikan Jose Mourinho. Meski dipecat pada 2021, Solskjaer tetap dicintai oleh para penggemar United. Sebagai pemain, dia mencetak 126 gol dalam 366 penampilan dan berkontribusi dalam enam gelar Liga Premier. Solskjaer kini berusaha membangun kembali reputasinya sebagai pelatih.
Artikel Tag: Manchester United, Chelsea, Sir Alex Ferguson, Ole Gunnar Solskjaer