Kanal

Chivu Tuduh Ada Upaya Menggoyang Stabilitas di Inter

Penulis: Amalia Sihotang
04 Apr 2026, 22:21 WIB

Chivu Tuduh Ada Upaya Menggoyang Stabilitas di Inter - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia: Ketika Inter Milan bersiap menghadapi AS Roma di San Siro, pelatih Cristian Chivu menegaskan bahwa timnya kerap menjadi sasaran kritik yang tidak adil. Meskipun saat ini memimpin klasemen Serie A, Chivu merasa Inter sering kali dijadikan kambing hitam dalam berbagai kontroversi.

Pertandingan antara Inter dan Roma dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu pukul 19.45 waktu Inggris (20.45 CEST). Nerazzurri mengalami periode yang kurang menguntungkan sebelum jeda internasional, setelah kalah dalam Derby della Madonnina melawan AC Milan dan hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 berturut-turut melawan Atalanta dan Fiorentina. Rentetan hasil ini membuat keunggulan mereka di puncak klasemen terpangkas menjadi enam poin dengan delapan pertandingan tersisa.

Chivu, dalam konferensi pers terbarunya, menegaskan bahwa Inter harus siap menghadapi tantangan akhir musim yang berat. "Liga ini adalah maraton, dan dengan 18 pertandingan yang mencatatkan 14 kemenangan, tiga imbang, dan satu kekalahan, kami berada di ritme yang baik," ungkapnya. Meskipun demikian, ia merasa bahwa kritik hanya muncul ketika Inter tidak menang, sementara klub lain tidak mendapatkan perhatian serupa.

Chivu juga menyoroti insiden selebrasi Alessandro Bastoni yang memicu kontroversi setelah Pierre Kalulu diusir dari lapangan saat melawan Juventus. Ia menilai bahwa media cenderung memperbesar masalah jika itu melibatkan Inter. "Ketika ada insiden melawan kami, semua diam. Kami tahu bahwa siapa pun yang berada di puncak di Italia akan dibenci, tetapi kami adalah klub yang penuh sejarah dengan penggemar yang luar biasa," tambahnya.

Terkait wasit dan VAR, Chivu menolak untuk terlalu memikirkannya. "Saya adalah pelatih, tugas saya adalah memilih pemain terbaik untuk setiap pertandingan. Jika saya harus memikirkan wasit dan VAR, itu bukan pekerjaan saya," jelasnya.

Sementara itu, Roma juga tengah mengalami penurunan performa dan turun ke posisi kelima di klasemen. Chivu menyebut Gian Piero Gasperini sebagai pelatih hebat yang berhasil membawa identitasnya ke Roma. "Yang paling penting adalah pertandingan berikutnya. Kami harus bermain dengan keyakinan dan intensitas," tegas Chivu.

Kabar baik datang dari Lautaro Martinez yang siap kembali ke skuad setelah absen sejak awal Februari. "Setiap pemain, termasuk Lautaro Martinez, Luis Henrique, dan Andy Diouf, sangat penting bagi kami. Mereka semua tahu peran mereka dalam tim," tutup Chivu dengan optimisme.

Artikel Tag: Cristian Chivu

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru