Chris Gotterup Raih Gelar PGA Tour Keempat di John Deere Classic
Chris Gotterup (kiri) berpose dengan trofi John Deere Classic bersama sang adik, Patrick Gotterup, bertugas sebagai caddie sepanjang turnamen. (Foto: Golf Digest)
Chris Gotterup tampil luar biasa untuk menjuarai John Deere Classic 2026 setelah membukukan putaran final 9-under 62 di TPC Deere Run, Silvis, Illinois, Minggu (5/7) waktu setempat.
Pegolf Amerika Serikat itu berhasil membalikkan defisit lima pukulan dan mengamankan gelar PGA Tour keempatnya dalam kurun 12 bulan terakhir.
Chris Gotterup menuntaskan turnamen dengan total skor 20-under 264.
Kemenangan tersebut juga mengantarkannya naik ke peringkat ketujuh dunia, sekaligus mempertegas dominasinya sepanjang musim 2026.
Drama terjadi di hole ke-18 ketika Ben Kohles, yang berpeluang memaksakan playoff sekaligus memburu kemenangan pertamanya di PGA Tour pada penampilan ke-120, justru melakukan kesalahan fatal.
Pukulan approach Kohles melenceng ke sisi kiri dan masuk ke area air sehingga berujung double bogey, membuka jalan bagi Gotterup untuk memastikan kemenangan.
Keberhasilan ini terasa semakin spesial bagi Gotterup karena sang adik, Patrick Gotterup, bertugas sebagai caddie sepanjang turnamen.
Setelah kemenangan dipastikan, Gotterup terlihat emosional hingga meneteskan air mata di area latihan.
Turnamen ini juga memiliki makna tersendiri bagi Chris Gotterup.
Pada 2022 lalu, ia menerima sponsor exemption untuk tampil di John Deere Classic setelah menyelesaikan karier kuliahnya di Universitas Oklahoma.
Meski pekan depan harus mempertahankan gelar Scottish Open dan sepekan berikutnya tampil di British Open, ia tetap memilih berlaga di Silvis sebagai bentuk loyalitas terhadap turnamen tersebut.
"Saya sangat menyukai turnamen ini. Mereka selalu memperlakukan saya dengan sangat baik. Bisa ditemani Patrick di sini benar-benar luar biasa," ujar Gotterup.
Performa impresif Chris Gotterup sudah terlihat sejak awal putaran terakhir. Ia langsung mencatatkan empat birdie dalam lima hole pertama untuk memangkas ketertinggalan.
Satu-satunya hole tanpa birdie pada rentang tersebut terjadi di hole kedua, ketika ia gagal memanfaatkan peluang up-and-down di par-5.
Birdie penutupnya hadir di hole ke-17 melalui putt sejauh sekitar 15 kaki. Setelah itu, Gotterup hanya bisa menunggu di area latihan sambil menyaksikan para pesaingnya menyelesaikan putaran.
Sementara itu, Kohles sempat menyamai posisi Gotterup di angka 20-under setelah mencetak birdie di hole ke-16. Namun, peluang emasnya sirna akibat kesalahan di hole terakhir.
Ia mengaku sempat bimbang memilih antara stik 8-iron atau 9-iron sebelum akhirnya pukulannya terlalu tertarik ke kiri dan berakhir di air.
Max Homa menutup turnamen dengan putaran 64 berkat empat birdie beruntun di sembilan hole terakhir.
Hasil itu membuatnya finis sebagai runner-up tunggal sekaligus naik ke peringkat 49 klasemen FedEx Cup, pencapaian penting setelah musim lalu gagal lolos ke babak playoff.
Lucas Glover dan Lee Hodges, yang berbagi puncak klasemen setelah 54 hole, harus puas menutup turnamen dengan skor 69 dan finis di posisi ketiga bersama Kohles.
Sementara mantan juara Zach Johnson mengakhiri turnamen di posisi kesembilan setelah membukukan skor 68, sedangkan talenta muda Blades Brown dan juara NCAA Preston Stout masing-masing finis di peringkat ke-12 dan ke-15.
Artikel Tag: PGA tour, John Deere Classic, Chris Gotterup