Kanal

De’Aaron Fox Disorot Usai Blunder di Gim 4 Final NBA

Penulis: Damar Yuliarti
11 Jun 2026, 13:33 WIB

De’Aaron Fox Disorot Usai Blunder di Gim 4 Final NBA - sumber: (mainbasket)

Berita Basket NBA

San Antonio Spurs mengalami malam yang menyesakkan setelah gagal mempertahankan keunggulan masif 29 poin melawan New York Knicks. Kini, mereka tertinggal 3-1 dalam seri Final NBA 2026. Hampir seluruh skuad Spurs terjebak dalam kesalahan konyol, namun De’Aaron Fox menjadi sorotan utama akibat blunder krusialnya. Ketika Spurs memimpin satu poin di akhir laga, Fox justru membiarkan upaya layup-nya diblok oleh OG Anunoby di saat yang paling penting.

Gim 4 ini akan terus menghantui Spurs, bukan hanya karena keunggulan yang sirna, tetapi juga karena mereka harus menelan kekalahan pahit 107-106 setelah tip-in kemenangan dari Anunoby. Sang bintang, Fox, berdiri di tengah badai kritik. Meski begitu, ia tetap yakin dengan keputusan untuk mencoba menambah poin bagi timnya. "Kami belum mencetak poin. Saya mencoba melakukan layup untuk unggul tiga poin," ungkap Fox, mengisahkan momen menegangkan itu.

Stephon Castle sebelumnya sukses mengeksekusi dua lemparan bebas yang membawa Spurs unggul 106-105 dengan sisa waktu 30 detik. Namun, pada penguasaan bola berikutnya, Jalen Brunson dari Knicks gagal mencetak poin, memberikan kesempatan pada Fox untuk memegang bola di sisi lapangan lain. Sayangnya, niat Fox untuk mencetak poin kembali digagalkan oleh Anunoby yang berhasil memblok layup-nya.

Banyak pihak beranggapan, Fox seharusnya mengulur waktu dan menunggu pelanggaran dari Anunoby. Langkah tersebut bisa saja memberi Spurs penguasaan bola krusial saat mereka masih unggul. "Saya hanya berpikir saya bisa berlari lebih cepat dari Anunoby," jawab Fox, mengomentari pilihannya malam itu.

Caitlin Cooper dari Basketball She Wrote menyoroti statistik menarik tentang Fox melalui akun media sosialnya. Dia mengungkapkan bahwa Fox melakukan 44 sentuhan bola di babak kedua, terbanyak di antara rekan-rekan setimnya. Namun, hanya lima dari sentuhan tersebut yang berada di area dalam. Spurs hanya mencetak 0,387 poin per kesempatan dari sentuhan Fox, dan ia membuat 2 dari 6 tembakan dengan 2 turnover ketika dijaga oleh Anunoby.

Di saat genting, Spurs membutuhkan Fox untuk tampil optimal, namun tekanan membebani performanya. Meski tampil cemerlang di babak pertama, performa Fox menurun di babak kedua. Seharusnya, Spurs lebih mengandalkan Dylan Harper, namun hal itu tak terjadi.

Sementara itu, Charles Barkley mengkritik keras Spurs setelah kekalahan telak tersebut. Barkley menyebut mereka sebagai "tim bola basket terbodoh dalam sejarah peradaban" setelah Knicks mencatatkan comeback bersejarah. "Ketika Anda menyia-nyiakan keunggulan 29 poin, lawan harus membantu Anda. San Antonio Spurs membantu Knicks memenangkan pertandingan ini dengan tindakan paling bodoh yang pernah saya lihat," tegas Barkley.

Alih-alih menahan bola saat unggul 106-105 dengan 14 detik tersisa, Fox memutuskan untuk menyerang dan akhirnya diblok oleh Anunoby, menyerahkan kemenangan kepada Knicks. "Dia tidak perlu menembak bola itu," ujar Barkley dengan tegas. Spurs kini harus menghadapi kenyataan pahit dan berusaha bangkit dari defisit 3-1, sebuah misi yang berat namun bukan tidak mungkin. (tor)

Artikel Tag: Charles Barkley

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru