Debut di Piala Dunia, Hamza Hamza Abdelkarim Langsung Cetak Sejarah
Hamza Abdelkarim. (Foto: Fran Santiago/Getty Images)
Berita Transfer: Bintang muda Barcelona, Hamza Abdelkarim, berhasil memecahkan rekor timnas Mesir saat menghadapi Belgia di laga perdana Piala Dunia 2026.
Investasi jangka panjang Barcelona pada Hamza Abdelkarim terus terlihat semakin menjanjikan setelah penyerang muda itu mencapai tonggak penting di panggung sepak bola terbesar bersama timnas Mesir. Setelah tampil di pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 menghadapi Belgia, bintang berusia 18 tahun itu menjadi pemain termuda yang pernah mewakili Mesir di turnamen empat tahunan tersebut.
Remaja itu dimasukkan pada menit ke-75 dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 dan langsung mencatatkan namanya dalam sejarah. Ini menandai babak penting lainnya dalam perjalanan karier yang telah meningkat pesat dari salah satu prospek muda Barcelona yang paling menjanjikan.
Setelah tiba dari Al Ahly awal tahun ini, Abdelkarim tak membuang waktu untuk menunjukkan kemampuannya baik di level klub maupun internasional. Penampilan di Piala Dunia itu penting bukan hanya karena momennya sendiri, tetapi juga karena debut Abdelkarim pada usia 18 tahun lima bulan memecahkan rekor yang telah bertahan selama lebih dari sembilan dekade.
Rekor sebelumnya dipegang oleh Mostafa Kamel Mansour, yang mewakili Mesir di Piala Dunia 1934 pada usia 19 tahun sembilan bulan. Abdelkarim kini telah melampaui pencapaian tersebut dan mengamankan tempatnya dalam sejarah sepak bola Mesir.
Penampilannya terjadi pada tahap krusial pertandingan melawan Belgia, saat skor masih imbang 1-1. Staf pelatih Mesir menunjukkan kepercayaan pada pemain muda tersebut dengan memberinya waktu bermain yang berharga dalam salah satu pertandingan terpenting tim di turnamen ini.
Yang menarik, Hamza Abdelkarim masuk lapangan menggantikan ikon Mesir, Mohamed Salah. Perlu diingat bahwa kepercayaan Barcelona terhadap Abdelkarim telah meningkat pesat sejak kedatangannya dengan status pinjaman dari Al Ahly pada bulan Januari.
Akibatnya, klub Catalan tersebut mengaktifkan opsi pembelian mereka , mengamankan jasa pemain muda itu dalam kesepakatan senilai €1,5 juta. Secara internal, langkah ini dipandang sebagai operasi berisiko rendah dengan potensi keuntungan besar mengingat usia dan kurva perkembangan pemain tersebut.
Selain itu, perkembangannya juga menarik perhatian staf tim utama, karena Hansi Flick diperkirakan akan memantau perkembangan sang penyerang dengan cermat, dan masih ada kemungkinan Hamza Abdelkarim dapat terlibat dalam persiapan pramusim tim utama menjelang musim baru.
Artikel Tag: Barcelona, Piala Dunia 2026, Timnas Mesir, Hamza Abdelkarim