Derek Chisora: Saya Tetap Pensiun Setelah Lawan Wilder
Derek Chisora
Berita Tinju: Derek Chisora akhirnya mengakhiri spekulasi panjang soal lawan dalam duel terakhirnya. Petinju veteran asal Inggris itu mengumumkan akan menghadapi Deontay Wilder dalam laga ke-50 sepanjang karier profesionalnya. Duel ini bukan hanya sarat gengsi, tetapi juga berpotensi menentukan arah perebutan gelar juara dunia kelas berat.
Sepanjang 2025, Chisora sempat dikaitkan dengan sejumlah nama besar di divisi kelas berat. Kemenangan atas Otto Wallin pada Februari lalu membuat namanya kembali relevan di level elite. Namun, berbagai negosiasi untuk pertarungan terakhir yang ia janjikan tak kunjung menemui kesepakatan, hingga akhirnya Wilder dipilih sebagai lawan yang dianggap paling realistis dan bernilai tinggi.
Nama Wilder sendiri masih masuk dalam radar juara dunia kelas berat terpadu, Oleksandr Usyk. Jika mampu mengalahkan Chisora, petinju Amerika berjuluk The Bronze Bomber itu diyakini masih memiliki peluang untuk kembali menantang Usyk. Namun, Chisora datang dengan performa solid dan pengalaman panjang, yang bisa saja merusak rencana besar tersebut.
Bagi Chisora, kemenangan atas Wilder juga dapat membuka jalan menuju duel ulang melawan Usyk. Keduanya pernah bertemu pada 2020, ketika Chisora kalah tipis lewat keputusan juri dengan selisih satu ronde di kartu penilaian. Meski demikian, Chisora menegaskan bahwa peluang emas tersebut tidak akan mengubah keputusannya untuk pensiun.
Dalam wawancara dengan talkSPORT Boxing, petinju berusia 42 tahun itu menyampaikan sikap tegas terkait masa depannya di ring. “Kalau saya menang atas Wilder, setelah itu saya tetap pensiun. Selesai,” kata Chisora. Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut juga datang dari peringatan keras sang istri. “Istri saya sudah bilang, kalau saya masih mengenakan sarung tinju lagi setelah itu, dia akan pergi.”
Pertarungan Derek Chisora melawan Wilder direncanakan berlangsung pada April mendatang. Laga ini akan menjadi penampilan kedua Wilder di Inggris, setelah terakhir kali bertarung di tanah Britania pada 2013, ketika ia menghentikan Audley Harrison dalam satu ronde di Sheffield.
Dengan taruhan besar di atas ring, duel ini bukan hanya soal kemenangan atau kekalahan, tetapi juga tentang konsistensi pada janji pensiun seorang petinju yang telah mengarungi kerasnya dunia tinju profesional hampir dua dekade.
Artikel Tag: Derek Chisora, Deontay Wilder