Diana Shnaider Pantang Panik Demi Depak Katerina Siniakova Dari Adelaide
Diana Shnaider [image: jimmie48|WTA]
Berita Tenis: Untuk kali kedua secara beruntun, Diana Shnaider harus memecahkan masalah yang dibawa Katerina Siniakova di Adelaide International musim 2026.
Untuk kali kedua, petenis unggulan kesembilan berhasil memetik kemenangan tiga set setelah ia menumbangkan petenis berkebangsaan Ceko, Siniakova dengan 6-1, 2-6, 7-5 di babak kedua Adelaide International.
Saat ini musim lalu, petenis berusia 21 tahun menghuni peringkat 13 dunia dan tampak meyakinkan untuk menembus peringkat 10 besar setelah melalui musim 2024 yang penuh gebrakan. Tetapi, ia hanya mencatatkan 28-25 di sepanjang musim 2025 dan menyelesaikan musim tersebut dengan lagi-lagi berada di luar peringkat 20 besar.
Namun sejak bulan Agustus musim lalu, tim pelatih petenis berusia 21 tahun telah stabil. Ia telah bekerja sama dengan Sascha Bajin yang pernah melatih Naomi Osaka, Karolina Pliskova, dan Donna Vekic, dan baru saja menyelesaikan apa yang ia rasakan sebagai sesi latihan pramusim yang intens dan bermanfaat bersama pelatih asal Jerman tersebut.
“Saya menikmati kerja sama kami,” ungkap Shnaider usai mengalahkan Siniakova. “Kami banyak bersenang-senang, kami melatih banyak hal, saya banyak belajar demi diri saya sendiri. Sejauh ini, semuanya bekerja dengan cukup baik. Saya menikmati apa yang saya lihat di lapangan, cara saya bermain, cara saya mempertahankan ketenangan, setelah melalui beberapa pertandingan ketat melawan petenis tangguh.”
Meskipun peringkatnya menurun, petenis unggulan kesembilan telah membuktikan diri di beberapa kesempatan dalam satu musim terakhir, bahwa ia mampu mengimbangi petenis terbaik dunia.
Namun mengubah pertandingan ketat menjadi kemenangan masih menyulitkan baginya. Sejak awal musim 2025, ia mencatatkan 0-5 melawan petenis peringkat 10 besar dengan empat di antaranya berakhir dengan tiga set. Pekan lalu, rekor tidak diinginkan tersebut berlanjut di Brisbane setelah ia kalah dari Madison Keys usai melalui tiga babak tiebreak.
Berdiri di antara Shnaider dan satu tempat di semifinal Adelaide International adalah petenis unggulan keenam, Emma Navarro yang tampil memukau ketika membungkam petenis berkebangsaan Kazakhstan, Yulia Putintseva dengan 6-1, 6-4.
Rekan senegara Shnaider, Mirra Andreeva juga tampil perkasa ketika membungkam petenis berkebangsaan Ceko, Marie Bouzkova dengan 6-3, 6-1. Di perempatfinal, petenis unggulan ketiga akan berhadapan dengan petenis tuan rumah, Maya Joint yang tertinggal dengan 0-2 saat lawan sekaligus rekan senegaranya, Ajla Tomljanovic terpaksa mundur dari pertandingan.
Artikel Tag: Tenis, Adelaide International, Diana Shnaider, Katerina Siniakova