Didier Deschamps Buka Suara Soal Kontroversi Tarik Rabiot di Piala Dunia
Didier Deschamps
Berita Liga Italia: Pelatih Prancis Didier Deschamps klarifikasi menarik Adrien Rabiot di babak pertama semifinal Piala Dunia 2026. Gelandang AC Milan disebut meminta ditarik.
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, angkat bicara terkait keputusan kontroversialnya menarik gelandang AC Milan, Adrien Rabiot, di babak pertama semifinal Piala Dunia 2026.
Keputusan ini menjadi sorotan tajam setelah Les Bleus yang tampil perkasa sepanjang turnamen harus tersingkir lewat kekalahan 0-2 dari Spanyol. Deschamps menegaskan bahwa Rabiot lah yang praktis meminta untuk ditarik keluar.
Berbicara dalam konferensi pers jelang perebutan tempat ketiga melawan Inggris, Deschamps mengungkapkan bahwa pada jeda hidrasi pertama, Rabiot mendatanginya dan menyatakan tidak bisa lagi bermain seperti biasanya.
"Saya pernah menjadi pemain, jadi saya sangat memahami perasaannya," ujar Deschamps. Situasi diperumit dengan kartu kuning yang sudah digenggam Rabiot sejak babak pertama, membuatnya berada di ambang kartu merah yang akan mengakibatkan skorsing andai Prancis melaju ke final.
Meskipun Rabiot dinilai tampil sebagai salah satu yang terbaik, Deschamps menilai risikonya terlalu besar. Ia mengibaratkan ancaman kartu kedua seperti pedang Damocles yang menggantung, yang membuat Rabiot tidak bisa leluasa bermain.
"Saya kehilangan pemain yang sedang dalam performa terbaiknya di pertandingan itu. Ini adalah penilaian risiko, dan jeda babak pertama adalah momen yang tepat untuk melakukan pergantian," jelas mantan gelandang Juventus tersebut.
Keputusan ini tetap menuai perdebatan, namun Deschamps membela bahwa itu adalah keputusan terbaik berdasarkan komunikasi langsung dengan pemainnya.
Artikel Tag: Adrien Rabiot, Didier Deschamps, Timnas Prancis