Kanal

Didier Deschamps Waspadai Kekuatan Senegal Jelang Duel Piala Dunia 2026

Penulis: Fery Andriyansyah
16 Jun 2026, 21:00 WIB

Didier Deschamps sebut Senegal salah satu tim terbaik Afrika. (Foto: Al Bello/Getty Images)

Berita Piala Dunia: Didier Deschamps memberikan perhatian khusus kepada Senegal menjelang laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026. Ia menilai Senegal merupakan salah satu tim terbaik dari Afrika dan memiliki kualitas yang cukup untuk menyulitkan Prancis saat kedua tim bertemu di Stadion New York New Jersey, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB.

Pertemuan ini mengingatkan publik pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang ketika Senegal menciptakan kejutan besar dengan mengalahkan juara bertahan Prancis 1-0 pada laga pembuka. Kini, 24 tahun kemudian, kedua tim kembali dipertemukan dalam pertandingan pertama fase grup.

Meski demikian, Didier Deschamps menegaskan fokusnya tertuju pada kekuatan Senegal saat ini, bukan pada sejarah masa lalu. Menurut pelatih berusia 57 tahun itu, Senegal memiliki keseimbangan yang sangat baik di semua lini dan layak mendapat respek penuh.

"Senegal adalah salah satu tim terbaik di Afrika dan dunia. Untuk berada di level itu, tentu Anda harus memiliki kualitas," kata Deschamps. "Mereka memiliki pemain-pemain dengan potensi besar dalam menyerang dan lini tengah yang bekerja dengan sangat, sangat baik."

Selain kualitas menyerang, Deschamps juga menyoroti kekuatan pertahanan Senegal yang tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai kekuatan fisik yang dimiliki skuad berjuluk Lions of Teranga hanya menjadi salah satu kelebihan karena tim tersebut juga memiliki banyak pemain dengan kemampuan teknik tinggi.

"Aspek pertahanan mereka juga sangat efektif pada kompetisi terakhir. Mereka memiliki kekuatan fisik yang besar, tetapi bukan hanya itu. Banyak pemain mereka juga memiliki kualitas teknik yang sangat baik," ujarnya. "Kami tahu apa yang akan kami hadapi dan mereka juga tahu apa yang akan mereka hadapi. Ini akan menjadi duel dengan level yang sangat tinggi."

Deschamps menambahkan bahwa kemenangan pada laga pertama memang penting, tetapi tidak selalu menentukan hasil akhir turnamen. Namun, ia tetap ingin Prancis memulai perjalanan mereka dengan hasil maksimal mengingat ketatnya persaingan di Grup I.

"Penting untuk memenangkan pertandingan pertama, tetapi itu bukan sesuatu yang menentukan. Memulai dengan kemenangan adalah hal terbaik dan itu selalu menjadi tujuan kami," katanya.

Mengenai kemenangan bersejarah Senegal pada 2002, Didier Deschamps menolak menganggap pertandingan kali ini sebagai ajang balas dendam. Menurutnya, sebagian besar pemain yang akan tampil bahkan belum lahir ketika laga tersebut berlangsung.

"Saya tahu ada yang menyebut kata balas dendam, tetapi bagi saya tidak ada balas dendam dalam sepak bola. Itu terjadi 24 tahun lalu," ujar Deschamps. "Bagus untuk Senegal atas apa yang mereka lakukan pada 2002, tetapi sekarang ada babak baru yang harus ditulis. Hari ini kami akan melakukan segala yang kami bisa agar hasilnya berpihak kepada kami."

Artikel Tag: Prancis, Didier Deschamps, Senegal, Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru