Diremehkan Tim Rival, Marc Marquez Buktikan dengan Kemenangan di GP Ceko
Selebrasi Marc Marquez bersama para fans usai menang di MotoGP Ceko 2026
Berita MotoGP: Marc Marquez kembali membuktikan kelasnya di MotoGP 2026. Di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, banyak rivalnya yang mengira Marquez sudah tak bisa bersaing dalam perebutan gelar juara.
Kebangkitan Marc Marquez dalam perburuan gelar MotoGP 2026 semakin sulit diabaikan. Setelah meraih kemenangan beruntun di Hungaria dan Republik Ceko, pembalap Ducati Lenovo itu kini hanya berjarak 40 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi.
Keberhasilan Marquez menaklukkan Sirkuit Brno terasa semakin istimewa karena datang di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih. Pembalap asal Spanyol tersebut masih berjuang mengatasi masalah pada lengan dan bahu kanan yang dialaminya sejak kecelakaan parah musim lalu.
Mantan pembalap MotoGP sekaligus pengamat TNT Sports, Neil Hodgson, mengaku terkesan dengan penampilan Marquez. Menurutnya, banyak rival yang sempat mengira peluang juara Marquez sudah berakhir akibat masalah cedera yang berkepanjangan.
"Dia terlihat sangat kurus. Saya yakin banyak tim lain berpikir, 'Kami kira akhirnya bisa menyingkirkannya.' Tetapi sekarang dia kembali," kata Hodgson.
Sebelum balapan berlangsung, banyak pihak meragukan kemampuan Marquez untuk tampil kompetitif di Brno. Berbeda dengan Balaton Park yang berkarakter berlawanan arah jarum jam dan lebih ramah terhadap kondisi fisiknya, Brno dianggap akan menjadi ujian yang jauh lebih berat.
Namun keraguan itu dijawab dengan cara terbaik. Marquez berhasil mengalahkan pembalap muda sensasional Ai Ogura dan meraih kemenangan ke-101 sepanjang kariernya di ajang Grand Prix.
Hodgson bahkan mengaku tidak menyangka Marquez mampu membalikkan situasi ketika Francesco Bagnaia memimpin balapan pada fase awal.
"Saya benar-benar tidak mengira itu mungkin terjadi. Ketika Bagnaia memimpin dan Marc berada di belakangnya, saya tidak melihat skenario kemenangan itu akan terjadi," ujarnya.
Meski berhasil menang, Hodgson tetap yakin kondisi fisik Marquez masih jauh dari sempurna. Ia tidak sepakat dengan anggapan bahwa sang juara dunia sudah mendekati kebugaran penuh.
"Dia benar-benar terkuras. Saya sudah lama mengenalnya. Kemenangan ini luar biasa karena diraih sambil melawan rasa sakit. Saya tidak percaya dia sudah 90 persen fit. Sama sekali tidak," tegas Hodgson.
Momentum kini berada di pihak Marc Marquez. Di saat Aprilia kehilangan banyak poin akibat insiden yang menimpa Bezzecchi dalam dua seri terakhir, Ducati justru mulai menemukan ritme terbaiknya. Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin Marquez akan menciptakan salah satu comeback terbesar dalam sejarah MotoGP dan kembali merebut gelar juara dunia 2026.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, MotoGP Ceko, Neil Hodgson