Djordje Jovicic Sebut Satria Muda Kalah karena Kurang Sabar
Djordje Jovicic Sebut Satria Muda Kalah karena Kurang Sabar
Berita Basket IBL: Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic menekankan bahwa laga melawan Bogor Hornbills kembali berjalan ketat hingga akhir. Namun kurangnya kesabaran dan banyak mengandalkan isolasi mengakibatkan kehilangan ritme permainan.
Secara statistik, Satria Muda unggul dalam fast break points dengan total 20 berbanding 3. Akurasi free throw di angka 80 persen sempat membantu tim memperjauh selisih skor. Akurasi field goals 41 persen (28/67), termasuk 48 persen untuk tembakan dua poin dan 35 persen untuk tembakan tiga poin.
Kontribusi bench point dengan 22 poin dan 21 assist, menjadi catatan positif bagi Satria Muda Pertamina Bandung meski belum cukup untuk unggul.
“Pertandingan kembali berlangsung ketat hingga akhir, seperti setiap pertemuan kami melawan Bogor musim ini. Namun di seri semifinal kali ini kami kurang sabar, terlalu banyak terburu-buru dan mengandalkan isolasi sehingga bola tidak bergerak dengan baik,” jelas Djordje Jovicic, pelatih Satria Muda Pertamina Bandung.
“Dalam situasi seperti itu, jika tidak bisa mencetak poin, permainan menjadi sangat sulit. Selamat untuk Bogor yang kembali menunjukkan kualitas mereka. Bagi kami, ini menjadi pelajaran berharga bahwa di musim depan kami harus bermain lebih cerdas, lebih sabar, dan lebih konsisten dalam sistem permainan.”
Kubu Satria Muda dipimpin oleh Abraham Damar Grahita dengan 22 poin. Disusul Giorgi Bezhanishvili (15 poin), Jalen Jones (14 poin), Yudha Saputera (13 poin), dan Niven Glover (12 poin). Satria Muda akan tercatat dalam sejarah liga sebagai tim pertama yang gugur dari seri Best Of 5 yang untuk pertama kalinya diterapkan dalam Playoff IBL.
Artikel Tag: Satria Muda, IBL, Djordje Jovicic