Kanal

Dmitry Bivol Terancam Kehilangan Gelar, Jadwal Laga Makin Rumit

Penulis: Abdi Ardiansyah
03 Apr 2026, 21:40 WIB

Dmitry Bivol

Berita Tinju : Dmitry Bivol menghadapi situasi yang cukup rumit dalam perjalanannya mempertahankan dominasi di kelas light heavyweight. Petinju asal Rusia itu terancam kehilangan salah satu sabuk juaranya jika tidak mengikuti mandat terbaru dari organisasi tinju dunia.

Sejak kemenangan atas Artur Beterbiev pada Februari 2025 dalam laga ulang yang berlangsung ketat, Bivol belum kembali naik ring. Kemenangan tersebut sempat membuatnya menjadi juara dunia tak terbantahkan, namun status itu hanya bertahan singkat setelah ia memilih melepas sabuk WBC.

Keputusan itu diambil karena Bivol lebih memilih mengejar trilogi melawan Beterbiev dibanding menghadapi penantang wajib David Benavidez. Alhasil, Benavidez kemudian dinaikkan statusnya menjadi juara penuh WBC.

Namun, rencana trilogi tersebut hingga kini belum menemukan kepastian. Situasi semakin kompleks setelah Bivol mengalami cedera punggung yang memaksanya menjalani operasi pada Agustus lalu. Setelah pulih, ia mengumumkan kesiapan untuk kembali bertarung, termasuk menjalani laga wajib melawan penantang IBF, Michael Eifert.

Di tengah rencana tersebut, Bivol juga memiliki daftar calon lawan besar yang ingin ia hadapi. Nama Beterbiev masih menjadi prioritas, disusul Benavidez, hingga kemungkinan laga ulang melawan Saul Canelo Alvarez. Ia bahkan membuka peluang naik ke kelas cruiserweight demi menambah gelar di divisi berbeda.

Meski demikian, dinamika organisasi tinju membuat situasi menjadi semakin rumit. WBO dikabarkan akan segera memerintahkan Bivol untuk menghadapi pemenang duel antara Callum Smith dan David Morrell, yang akan bertarung pada April untuk memperebutkan status penantang interim.

Jika Bivol ingin mempertahankan sabuk WBO yang saat ini ia pegang bersama gelar WBA dan IBF, maka ia harus mengikuti mandat tersebut. Jika tidak, ia berisiko kehilangan salah satu gelarnya, yang tentu akan memengaruhi peta persaingan di divisi ini.

Kondisi ini juga berdampak pada rencana petinju lain, termasuk Benavidez. Ia dijadwalkan naik ke kelas cruiserweight untuk menghadapi Gilberto Ramirez, namun berencana kembali ke light heavyweight. Ketidakpastian duel melawan Bivol bisa saja membuatnya mengubah arah, termasuk mengejar pertarungan lain seperti menghadapi Beterbiev.

Dengan banyaknya kepentingan dan jadwal yang saling bertabrakan, masa depan Dmitry Bivol dalam waktu dekat akan sangat ditentukan oleh keputusan yang ia ambil. Apakah ia akan mempertahankan gelar atau memilih mengejar duel besar, semuanya kini berada di persimpangan penting.

Artikel Tag: Tinju Dunia, WBO, David Benavidez, light heavyweight, Dmitry Bivol, Artur Beterbiev

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru