Don King Minta Duel Noel Mikaelian vs Jai Opetaia Segera Dibatalkan
Jai Opetaia dan Noel Mikaelian
Berita Tinju - Masalah kontrak mewarnai persiapan duel Noel Mikaelian melawan Jai Opetaia. Don King, yang selama ini menjadi promotor Mikaelian, berusaha menghentikan pertarungan tersebut melalui jalur hukum.
Pada Selasa, pengacara Don King mengirim surat cease and desist kepada Zuffa Boxing dan TKO Group Holdings. Surat tersebut meminta pihak penyelenggara segera membatalkan pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September di T Mobile Arena, Las Vegas.
Duel Mikaelian melawan Opetaia sendiri dijadwalkan menjadi partai pendamping utama dalam laga Ryan Garcia melawan Conor Benn. Pertarungan Garcia dan Benn menjadi laga utama perebutan gelar WBCkelas welter.
Pengacara King, Alejuandro Brito, menilai tindakan Zuffa Boxing telah mengabaikan hubungan kontraktual antara Mikaelian dan Don King Productions.
“Langkah TKO dan Zuffa sangat keterlaluan dan merupakan bentuk campur tangan yang jelas terhadap perjanjian DKP. Berdasarkan komunikasi antara pihak Anda dan penasihat hukum DKP, tidak ada keraguan bahwa TKO dan Zuffa mengetahui Mikaelian merupakan petinju yang dipromotori DKP,” tulis Brito.
Menurut Brito, pihak Zuffa sebelumnya memang sempat berdiskusi dengan tim Don King mengenai kemungkinan kontrak pertarungan atau kesepakatan beberapa laga untuk Mikaelian. Salah satu opsi yang dibahas adalah pertarungan melawan Jai Opetaia, tetapi kesepakatan tersebut tidak pernah tercapai.
Mikaelian sendiri memiliki pandangan berbeda. Petinju asal Armenia itu sebelumnya mengatakan kepada BoxingScene bahwa kontraknya bersama King memberinya hak untuk mencari serta menyetujui tawaran dari pihak lain. Menurutnya, duel melawan Opetaia merupakan hasil dari proses tersebut.
Mikaelian merebut kembali gelar WBC kelas penjelajah setelah mengalahkan Badou Jack melalui keputusan mutlak di Los Angeles pada Desember lalu. Namun, hubungan dengan King kemudian memanas karena Mikaelian merasa promotornya tidak kunjung mencarikan pertarungan berikutnya.
Bersama penasihatnya, Mikaelian kemudian melakukan pembicaraan dengan Zuffa untuk menghadapi Opetaia, juara kelas penjelajah yang belum terkalahkan.
Situasi semakin rumit setelah WBC memerintahkan Mikaelian menghadapi David Benavidez. Benavidez merupakan juara kelas penjelajah terpadu sekaligus pemegang gelar WBC kelas berat ringan. Namun, negosiasi tidak berjalan sesuai harapan sehingga Mikaelian kembali kepada rencana pertarungan melawan Opetaia.
Mikaelian bahkan mengatakan dirinya tidak lagi terlalu khawatir akan kehilangan gelar WBC jika memilih menghadapi Jai Opetaia. Pencopotan gelar tersebut diperkirakan terjadi ketika bel pertandingan berbunyi pada Sabtu.
Namun, Don King masih berusaha menggagalkan pertarungan tersebut. Brito menegaskan kontrak Mikaelian tidak memberikan kebebasan penuh kepada sang petinju untuk membuat kesepakatan dengan promotor lain.
Menurut Brito, Mikaelian memang memiliki hak untuk membahas dan mengeksplorasi peluang pertarungan lain, tetapi harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan Don King Productions. Ia juga disebut tidak diperbolehkan menandatangani kesepakatan dengan pihak lain tanpa persetujuan DKP.
“Pertarungan Mikaelian melawan Opetaia pada 12 September tidak dapat dilanjutkan. TKO dan Zuffa harus segera membatalkan pertarungan tersebut dan mengumumkan pembatalannya kepada publik,” tegas Brito.
Meski demikian, pihak hukum yang memahami isi kontrak Noel Mikaelian dengan Don King menilai pertarungan tersebut kemungkinan besar tetap berlangsung. Artinya, konflik hukum antara kedua pihak belum tentu mampu menghentikan duel Mikaelian dan Opetaia yang sudah dijadwalkan.
Artikel Tag: WBC, kelas welter, kelas penjelajah, Don King, Ryan Garcia, conor benn, Jai Opetaia