Kanal

Dovizioso Ingatkan Francesco Bagnaia Agar Tak Kehilangan Motivasi di Ducati

Penulis: Abdi Ardiansyah
18 Jul 2026, 22:22 WIB

Francesco Bagnaia

Berita MotoGP - Masa depan Francesco Bagnaia yang akan bergabung dengan Aprilia pada MotoGP 2027 terus menjadi sorotan. Andrea Dovizioso menilai Bagnaia tak boleh kehilangan motivasi demi menutup kariernya bersama Ducati dengan hasil terbaik.

Keputusan Ducati melepas Francesco Bagnaia pada akhir musim MotoGP 2026 masih menjadi bahan pembicaraan di paddock. Pebalap asal Italia itu dipastikan hengkang ke tim pabrikan Aprilia mulai musim 2027, sementara kursinya di Ducati akan diisi Pedro Acosta yang direkrut dari KTM.

Kepindahan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Bagnaia bersama Ducati, tim yang membawanya meraih dua gelar juara dunia MotoGP. Di Aprilia nanti, ia akan berduet dengan sahabat sekaligus rekan dari VR46 Academy, Marco Bezzecchi.

Meski begitu, mantan pebalap Ducati, Andrea Dovizioso menilai performa Bagnaia sepanjang musim ini menunjukkan adanya penurunan motivasi. Menurutnya, kondisi tersebut memengaruhi kemampuan Bagnaia untuk bersaing dengan rekan-rekan setimnya.

Berbicara di kanal YouTube miliknya bersama jurnalis MotoGP Cosimo Curatola dan Giovanni Zamagni, Dovizioso sepakat ketika Curatola menyebut Bagnaia sudah tidak sabar meninggalkan Ducati.

"Benar, saya setuju dengan itu," ujar Dovizioso.

Namun, pria yang meraih 15 kemenangan Grand Prix di MotoGP itu menegaskan masalah utama bukan karena Bagnaia sengaja mengurangi usahanya di lintasan.

"Dia terlihat tenang. Ini bukan soal dia sengaja tidak memaksimalkan diri atau menahan kemampuan. Yang perlu dijelaskan adalah kondisi yang sedang dia rasakan," kata Dovizioso.

Ia kemudian menilai motivasi Bagnaia saat ini tidak lagi sebesar ketika masih sepenuhnya fokus membangun masa depan bersama Ducati.

"Motivasinya memang berkurang. Untuk mendapatkan hasil tertentu, harus ada dorongan dari dalam diri yang membuatnya mau berjuang lebih keras. Seorang pebalap harus benar-benar percaya dengan itu. Menurut saya, hal tersebut yang sedang kurang dimiliki saat ini," tukas Andrea Dovizioso.

Musim 2026 memang tidak berjalan mudah bagi Bagnaia. Selain beberapa kali mengeluhkan karakter motor Ducati Desmosedici, ia juga sempat mendapat kritik dari manajemen Ducati yang menilai komentarnya terhadap motor terlalu berlebihan. Di sisi lain, Marc Marquez justru mampu tampil konsisten dan terus bersaing di papan atas menggunakan paket motor yang sama.

Hingga pertengahan musim, Bagnaia masih tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara MotoGP 2026. Ia terpaut 47 poin dari Marc Marquez, meski pebalap Spanyol itu sempat absen dalam dua seri akibat cedera.

Dengan separuh musim yang masih tersisa, Francesco Bagnaia masih memiliki kesempatan memperbaiki posisinya. Namun, jika ingin mengakhiri kebersamaannya dengan Ducati secara manis sebelum memulai tantangan baru di Aprilia, ia dituntut menemukan kembali motivasi yang selama ini mengantarkannya menjadi juara dunia.

Artikel Tag: Ducati, Andrea Dovizioso, Francesco Bagnaia, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru