Kanal

Draymond: Jangan Harap Klay Thompson Seperti Tahun 2018

Penulis: Damar Yuliarti
27 Agu 2026, 19:24 WIB

Draymond: Jangan Harap Klay Thompson Seperti Tahun 2018 - sumber: (mainbasket)

Berita Basket NBA

Klay Thompson menetapkan masa depannya bersama Miami Heat, sebuah langkah yang memunculkan harapan besar di kalangan pendukung. Dikenal sebagai penembak jitu, Klay diharapkan bisa membawa perubahan signifikan bagi tim. Namun, Draymond Green, mantan rekannya di Golden State Warriors, mengingatkan agar ekspektasi tidak dipatok terlalu tinggi.

Menanggalkan seragam Dallas Mavericks setelah menyepakati buyout, Klay kini berseragam Heat dengan kontrak dua tahun senilai 11,5 juta Dolar AS. Langkah ini semakin menyorot perhatian publik setelah Miami sebelumnya berhasil merekrut Giannis Antetokounmpo.

Tidak hanya itu, Klay juga berkesempatan reuni dengan Andrew Wiggins. Duo ini pernah menjadi bagian krusial dari dinasti Warriors yang memenangi empat gelar dalam delapan musim. Wiggins sendiri ditukar ke Miami sebagai pengganti Jimmy Butler pada Februari 2025.

Melalui kanal YouTube-nya, The Draymond Show, Draymond Green menyatakan dukungannya atas keputusan Klay. Ia yakin Klay akan merasa nyaman di Florida. Namun, Draymond menyoroti karakter unik Klay yang akan diuji oleh budaya disiplin Heat di bawah Presiden Pat Riley dan pelatih Erik Spoelstra.

"Saya bilang, ‘Oh, tentang Heat Culture itu,’ saya penasaran bagaimana itu akan berjalan untuk Klay. Dia punya iramanya sendiri. Saya ingin melihat bagaimana ia bisa menyatu dengan budaya di sana," ujar Draymond, Defensive Player of the Year 2017.

Meski mendukung, Draymond menegaskan bahwa publik harus berhenti melihat Klay seperti di masa jayanya. Ekspektasi yang berlebihan, menurut Draymond, bisa membuat Klay dalam posisi sulit, mengingat reputasinya sebagai ‘Splash Brother’ bersama Stephen Curry.

Bukan tanpa alasan, Draymond bahkan membandingkan situasi Klay dengan Ray Allen saat bergabung dengan Heat. Dia mengingatkan bahwa Klay harus dilihat sebagai veteran dengan kemampuan menembak elite, bukan lagi bintang utama.

“Seolah-olah ini adalah Klay Thompson versi 2018. Saya merasa semua orang menempatkan Klay dalam posisi untuk gagal. Berhenti bersikap seolah-olah Klay versi 2017 yang pergi ke Miami,” tegas Draymond.

Penurunan performa Klay memang nyata dalam beberapa musim terakhir. Bersama Mavericks pada musim 2025-2026, ia hanya mencatatkan rata-rata 11,7 poin, 2,1 rebound, dan 1,4 asis per gim dengan akurasi tripoin 38,3 persen. Namun, Miami Heat tetap yakin pada kemampuan Klay dalam menembak jarak jauh, yang diharapkan bisa membuka ruang bagi Giannis dan Bam Adebayo.

Artikel Tag: Miami Heat, golden state warriors, draymond green, klay thompson

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru