Ducati Bantah Minta Alex Marquez Mengalah ke Marc Marquez di Misano
Marc Marquez dan Alex Marquez mengisi podium pertama dan kedua di MotoGP San Marino 2026.
Berita MotoGP - Ducati membantah anggapan bahwa Alex Marquez sengaja menahan diri demi memberikan kemenangan kepada sang kakak, Marc Marquez di MotoGP San Marino 2026. Davide Tardozzi menegaskan tidak ada instruksi untuk melarang Alex menyerang Marc dalam perebutan kemenangan di Misano.
Duel dua bersaudara, Marc Marquez dan Alex Marquez, menjadi salah satu cerita menarik dari MotoGP San Marino 2026. Keduanya bahkan menutup balapan dengan finis satu-dua, tetapi keputusan Alex untuk tidak melancarkan serangan di lap-lap terakhir memunculkan dugaan adanya team order dari Ducati.
Alex sebenarnya sempat membuka peluang untuk merebut kemenangan. Setelah Jorge Martin mulai kehilangan performa, pembalap Gresini itu menyalip rivalnya di Tikungan 6 pada lap ke-14, mengikuti jejak Marc yang melakukan manuver serupa dua lap sebelumnya.
Alex kemudian perlahan memangkas jarak dengan Marc. Di fase akhir balapan, selisih mereka bahkan turun hingga kurang dari satu detik.
Namun serangan yang ditunggu tidak kunjung datang. Marc akhirnya melintasi garis finis sebagai pemenang dengan keunggulan 0,657 detik atas Alex.
Kondisi tersebut membuat manajer tim Ducati Davide Tardozzi ditanya mengenai kemungkinan adanya perintah agar Alex tidak menyerang Marc. Tardozzi langsung membantah dugaan tersebut.
"Tidak, tidak, tidak. Kami berbicara soal Ducati, itu saja," ujar Tardozzi kepada TNT Sports.
Menurut Tardozzi, Alex sangat memahami kemampuan sang kakak. Karena itu, ia menilai keputusan untuk tidak memaksakan duel lebih mungkin berasal dari pertimbangan Alex sendiri, bukan instruksi Ducati.
"Alex tahu betul kemampuan saudaranya. Dia tahu Marc masih memiliki beberapa persepuluh detik yang bisa dikeluarkan di akhir balapan. Saya rasa Alex memutuskan bahwa mencoba menyerang Marc terlalu berisiko dan posisi kedua tetap penting," jelasnya.
Tardozzi juga menegaskan Ducati tidak pernah meminta Alex untuk memberikan jalan kepada Marc. Menurutnya, pembicaraan dengan Alex sejauh ini hanya berkaitan dengan sikap dan profesionalismenya sebagai pembalap Ducati.
Alex sendiri memberikan penjelasan yang senada. Ia mengaku tidak ingin membuat rencana terlalu jauh dalam balapan karena situasi bisa berubah sewaktu-waktu.
"Kami tahu bahwa kami membalap untuk Ducati. Kami profesional dan kami tahu bahwa kami mewakili Ducati, meski berasal dari tim yang berbeda. Jadi, kami harus menjalani balapan masing-masing," kata Alex.
Hasil di Misano membuat Marc Marquez meraih kemenangan kelima musim ini sekaligus mengambil alih puncak klasemen. Ia mengoleksi 274 poin, sama dengan Jorge Martin, tetapi unggul dalam jumlah kemenangan Grand Prix.
Bagi Alex Marquez, finis kedua menjadi hasil terbaiknya di Misano dan memastikan Ducati meraih finis satu-dua dalam balapan utama untuk pertama kalinya musim ini.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Alex Marquez, MotoGP San Marino