Kanal

Duel Brutal Vs Ron Lyle Jadi Momen Penebusan Terbesar George Foreman

Penulis: Hanif Rusli
27 Jan 2026, 08:58 WIB

George Foreman (kiri) dan Ron Lyle bertarung di Caesar Palace, Las Vegas. (Foto: Fight TV)

Jika berbicara soal adu pukul paling liar dan tanpa kompromi di era 1970-an, duel George Foreman kontra Ron Lyle layak mendapat tempat khusus dalam sejarah tinju dunia.

Bagi George Foreman, laga ini lebih dari sekadar pertandingan.

Setelah ditumbangkan Ali pada ronde kedelapan dalam laga legendaris Rumble in the Jungle tahun 1974, Foreman kehilangan sabuk juara dunia sekaligus kepercayaan dirinya.

Kekalahan itu meninggalkan luka mental yang dalam dan membuat identitas “Big George” seakan runtuh.

Lima belas bulan kemudian, tepatnya 24 Januari 1976 di Caesars Palace, Las Vegas, Foreman mendapat kesempatan untuk bangkit.

Menghadapi Ron Lyle, petinju keras asal Denver, Foreman menjalani pertarungan brutal yang kemudian dinobatkan sebagai Fight of the Year versi The Ring.

Foreman akhirnya menang KO pada ronde kelima, namun harus melewati neraka terlebih dahulu.

Ron Lyle dikenal sebagai pemukul murni dengan reputasi menyeramkan, baik di dalam maupun luar ring.

Mantan narapidana kasus pembunuhan tingkat dua itu membawa aura petarung tanpa rasa takut.

Keberaniannya terbukti saat ia bangkit dari kekalahan TKO melawan Ali dan kemudian menumbangkan Earnie Shavers, salah satu pemukul terkeras sepanjang masa.

Sejak ronde pertama, tidak ada fase saling mengukur. Lyle langsung menghantam rahang Foreman dengan pukulan kanan telak yang membuat kakinya goyah.

Ronde keempat menjadi puncak kegilaan, saat Foreman sempat terjatuh dan terlihat nyaris kalah.

Namun, saat keduanya sama-sama terluka, Foreman menemukan tenaga kedua yang tak pernah ia rasakan saat melawan Muhammad Ali.

Di ronde kelima, Foreman menjebak Ron Lyle di sudut ring dan melancarkan rentetan pukulan lurus serta uppercut tanpa henti.

Ron Lyle akhirnya tumbang untuk ketiga kalinya dan wasit menghentikan laga.

Foreman menang, bukan hanya atas Lyle, tetapi juga atas keraguan dan ketakutan dalam dirinya sendiri.

“Selain kemenangan saya atas Joe Frazier, penebusan melawan Ron Lyle adalah yang paling berarti,” ujar Foreman.

Pertarungan ini menjadi simbol kebangkitan mental seorang juara—sebuah kemenangan yang, menurut Foreman, melampaui gelar dan sejarah.

Artikel Tag: George Foreman, Muhammad Ali, Las Vegas, Amerika Serikat

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru