Dunia Tinju Berduka, Mantan Juara Tiga Divisi Wilfredo Gomez Tutup Usia
Wilfredo Gomez
Berita Tinju - Dunia olahraga berduka atas wafatnya legenda tinju dunia asal Puerto Riko, Wilfredo Gomez. Pemilik julukan Bazooka yang pernah menguasai gelar juara dunia di tiga divisi berbeda tersebut mengembuskan napas terakhirnya di usia 69 tahun.
Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh sang putra usai Gomez menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama beberapa pekan akibat masalah pernapasan. Mantan petinju tangguh tersebut sebelumnya juga sempat mengalami riwayat penyakit serius seperti pneumonia dan edema paru pada tahun 2018.
Penghormatan mengalir deras dari tokoh-tokoh tinju internasional, salah satunya Presiden WBC Mauricio Sulaiman yang mengenang Gomez sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa yang mengombinasikan kekuatan pukulan mematikan dan gaya bertarung spektakuler.
Mengawali karier profesionalnya pada tahun 1974, Gomez mencatatkan rekor impresif dengan meraih 32 kemenangan KO secara beruntun. Sepanjang kariernya, ia terlibat dalam sejumlah pertarungan epik melawan nama-nama besar seperti Salvador Sanchez, Azumah Nelson, Carlos Zarate, dan Lupe Pintor.
Gomez mengoleksi sabuk juara dunia di tiga divisi berbeda, meliputi kelas bantam super WBC, kelas bulu WBC, hingga kelas bulu super WBA. Rekor bertarung resminya ditutup dengan catatan 44 kemenangan (42 KO), 3 kekalahan, dan 1 hasil imbang.
Atas pencapaian serta kontribusi besarnya di dalam ring, Wilfredo Gomez secara resmi dianugerahi tempat di International Boxing Hall of Fame pada tahun 1995. Mantan Presiden WBO Paco Valcarcel turut menyampaikan belasungkawa mendalam dan menyebut Gomez sebagai juara abadi bagi publik olahraga tinju.
Artikel Tag: Tinju Dunia, Mauricio Sulaiman, kelas bulu super, Kelas Bantam Super