Edin Terzic Siapkan Strategi dalam Membendung Serangan Barcelona
Edin Terzic Siapkan Strategi dalam Membendung Serangan Barcelona
Berita Liga Spanyol: Athletic Club menyongsong duel melawan Barça dengan sebuah pekerjaan rumah yang beberapa musim lalu tampak mustahil: memulihkan kekokohan lini pertahanan. Tim berjuluk Los Leones (si Merah-Putih) ini tak lagi menjadi tim yang sangat sulit ditembus dan jarang membiarkan lawan menciptakan peluang; kini, tim asuhan Edin Terzic menghadapi lawatan ke Spotify Camp Nou dengan keraguan di lini belakang.
Statistik mencerminkan perubahan tersebut. Athletic kebobolan 37 gol di LaLiga 2023-24—jumlah yang menempatkan mereka di antara tim dengan catatan kebobolan paling sedikit musim itu, sekaligus mengantarkan Unai Simón meraih Trofi Zamora. Setahun kemudian, mereka hanya kebobolan 29 gol, sebuah pencapaian yang menjadikan mereka tim dengan pertahanan terbaik di kompetisi tersebut.
Tren tersebut terhenti pada musim lalu. Athletic kebobolan 58 gol di LaLiga 2025-26, menempatkan mereka di antara lima tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di kompetisi tersebut. Awal musim baru pun belum mampu menepis keraguan yang ada: pada pekan pertama, tim asal Bilbao ini kalah 1-3 dari Sevilla di San Mamés.
Pelatih baru tim berjuluk Los Rojiblancos (si Merah-Putih), Edin Terzic, kini menghadapi ujian besar pertamanya saat melawan Barça. Sang pelatih asal Jerman mungkin akan melakukan perubahan demi memulihkan keseimbangan pertahanan, dan salah satu opsi yang dimilikinya adalah menerapkan formasi tiga bek tengah.
Kartu merah yang diterima Yuri Berchiche saat melawan Sevilla turut memengaruhi strategi pertahanan. Oleh karena itu, Terzić sedang mempertimbangkan formula yang pernah ia gunakan sebelumnya dalam kariernya; formula ini memungkinkannya memperkuat lini tengah pertahanan dan mempersempit ruang gerak lawan saat menghadapi Barça—tim yang mengandalkan serangan dengan mobilitas tinggi dan baru saja mencetak lima gol pada laga pembuka liga mereka.
Susunan pertahanan yang mungkin diterapkan—melibatkan Yeray, Aymeric Laporte, dan Aitor Paredes—akan mengemban tugas melindungi Unai Simón serta menutup celah di area tengah pertahanan. Para bek sayap akan melengkapi sistem ini, yang dapat berubah menjadi formasi lima bek saat Athletic bermain lebih bertahan.
Artikel Tag: Barcelona, Athletic Club, Edin Terzic