Kanal

Ekraf Gandeng Riot Games Perkuat Ekosistem Esports

Penulis: Gangsa Sitompul
15 Mei 2026, 09:33 WIB

Ekraf Gandeng Riot Games Perkuat Ekosistem Esports - sumber: (ggwp)

Berita Esports

Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) membuka peluang kolaborasi strategis dengan Riot Games untuk memperkuat fondasi esports nasional sekaligus mendorong akselerasi industri kreatif Indonesia. Langkah ini menegaskan bahwa sektor game kini diposisikan sebagai bagian penting dari penggerak ekonomi lintas industri.

Dalam audiensi yang digelar di Jakarta, Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menekankan besarnya potensi esports dalam menciptakan nilai ekonomi. Menurutnya, dampaknya tidak hanya terasa pada industri kreatif, tetapi juga merambah produksi event, pariwisata, hingga penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda. Ia menilai momentum ini perlu dikelola secara terukur dan berkelanjutan.

Pertemuan tersebut membahas pengembangan talenta kreatif digital serta peluang penyelenggaraan turnamen esports berskala regional dan internasional. Ekraf dan Riot Games juga mengeksplorasi sistem kompetisi berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional guna meningkatkan daya saing tim Indonesia di panggung global.

Kerja sama yang dijajaki tak terbatas pada sisi kompetitif. Kedua pihak turut membahas peluang kolaborasi dalam pendanaan, alih daya layanan, hingga penerbitan game karya pengembang lokal. Upaya ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekosistem game nasional dan membuka ruang partisipasi kreator Indonesia dalam berbagai aktivasi global.

Teuku Riefky menyoroti peran besar generasi muda dalam ekosistem ini. Ia menyebut anak muda Indonesia tidak hanya tampil sebagai pemain, tetapi juga sebagai kreator, streamer, talent esports, hingga pengembang game, yang menjadi fondasi untuk memperkuat posisi Indonesia di industri game global.

Dari pihak Riot Games, perwakilan Jake Sin menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan esports Indonesia. Ia menilai Indonesia sebagai salah satu region terkuat di skena VALORANT Asia Pasifik dengan potensi untuk melangkah lebih jauh di level internasional.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Riot Games mengungkap rencana pengembangan Valorant Champions Tour di kawasan Asia Pasifik. Agenda tersebut mencakup pembentukan jalur kompetisi profesional independen khusus Indonesia mulai 2027, serta peluang Indonesia menjadi tuan rumah turnamen tingkat APAC pada 2028.

Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan World Conference on Creative Economy 2026 di Jakarta, yang akan menjadi forum diskusi global terkait perkembangan ekonomi kreatif, termasuk sektor game dan konten digital.

Artikel Tag: Riot Games

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru