Kanal

Eks Bintang MMA Alistair Overeem Buka Suara soal PED dan Hidup Usai Pensiun

Penulis: Hanif Rusli
24 Mar 2026, 20:57 WIB

Alistair Overeem mengakui bahwa pada masa awal MMA, penggunaan zat peningkat performa memang marak. (Foto: Fight TV)

Mantan bintang kelas berat MMAAlistair Overeem mengungkap pandangannya mengenai penggunaan doping, ancaman CTE, bayaran petarung, hingga kehidupannya setelah pensiun dari dunia tarung.

Dalam wawancara terbaru, Overeem mengatakan fokus hidupnya kini sepenuhnya bergeser ke kesehatan, umur panjang, dan kualitas hidup.

Pada usia 45 tahun, Alistair Overeem mengaku tidak lagi merindukan pertarungan.

Eks petarung yang pernah menjadi juara di Strikeforce, DREAM, dan K-1 itu kini menjalani rutinitas baru yang diisi latihan kebugaran, terapi pemulihan, puasa, sauna, latihan pernapasan, hingga sesi hyperbaric chamber.

Menurutnya, semua itu menjadi bagian dari upaya menjaga tubuh setelah menjalani karier panjang dengan total 94 pertarungan dalam 25 tahun.

Terkait ancaman CTE yang kerap menghantui mantan petarung, Overeem mengaku tidak merasa takut.

Ia percaya tubuh memiliki kemampuan regeneratif jika dijaga dalam kondisi yang tepat.

Karena itu, ia memilih menaruh perhatian besar pada pola makan, terapi dingin, sauna, serta berbagai metode pemulihan lain yang diyakininya membantu kesehatan jangka panjang.

Alistair Overeem juga menyoroti kebiasaan lain yang sempat mengganggu hidupnya, yakni kecanduan ponsel.

Ia mengaku pernah menggunakan telepon genggam secara berlebihan hingga akhirnya membatasi pemakaian hanya 30 menit pada pagi hari dan 30 menit pada waktu lain.

Menurut dia, perubahan itu membuat pikirannya jauh lebih jernih dan bahkan diyakini bisa berdampak pada performa atlet.

Dalam isu bayaran petarung, Overeem berbicara blak-blakan. Ia menilai atlet MMA memang selama ini dibayar lebih rendah dibanding petinju.

Ia bahkan mengaku sadar dirinya pernah berada dalam situasi dibayar kurang layak, tetapi saat itu tidak berada dalam posisi yang cukup kuat untuk melawan sistem.

Meski begitu, ia meyakini ketimpangan tersebut pada akhirnya akan mengalami koreksi.

Ketika ditanya soal PED, Overeem tidak menjawab secara langsung mengenai dirinya.

Namun, ia mengakui bahwa pada masa awal MMA, penggunaan zat peningkat performa memang marak.

Menurut dia, situasi mulai berubah ketika pengujian yang lebih ketat diterapkan dan olahraga tersebut bergerak ke arah yang lebih profesional.

Kini, Alistair Overeem mengaku damai dengan masa lalunya. Ia menyebut karier tarungnya sebagai sebuah petualangan besar, tetapi menegaskan hidup tidak hanya berisi pertarungan.

Baginya, fase baru setelah pensiun justru membuka tantangan lain yang tak kalah penting, yakni menjaga kesehatan dan menikmati hidup lebih lama.

Artikel Tag: MMA, Alistair Overeem

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru