Kanal

Eks Bos MotoGP: Ducati Bisa Kacau Jika Tanpa Marc Marquez

Penulis: Abdi Ardiansyah
06 Mar 2026, 13:24 WIB

Marc Marquez

Berita MotoGP: Eks bos tim MotoGP, Ricard Jove, menilai Ducati bisa berada dalam situasi sulit pada musim MotoGP 2026 andai tidak diperkuat Marc Marquez.

Ricard Jove menilai Ducati bisa berada dalam situasi sulit pada musim MotoGP 2026 jika tidak memiliki Marc Marquez di dalam skuad mereka. Pernyataan tersebut muncul setelah balapan pembuka musim di Thailand yang menghadirkan kejutan besar di kelas premier.

Balapan di Sirkuit Buriram dimenangkan secara dominan oleh Marco Bezzecchi. Pembalap Aprilia itu tampil sangat kuat sejak awal balapan dan langsung memimpin sejak tikungan pertama hingga garis finis.

Sementara itu, Ducati justru mengalami akhir pekan yang cukup mengecewakan. Untuk pertama kalinya dalam 88 seri balapan atau sekitar 1.648 hari, tidak ada satu pun pembalap Ducati yang berhasil naik podium.

Situasi tersebut menjadi sorotan besar mengingat Ducati selama beberapa musim terakhir tampil sangat dominan di MotoGP.

Dalam podcast DURALAVITA, Ricard Jove menyebut Ducati sebenarnya beruntung masih memiliki Marc Marquez. Menurutnya, pembalap asal Spanyol tersebut menjadi satu-satunya rider Ducati yang benar-benar terlihat kompetitif di Thailand.

“Marc adalah pembalap yang selalu bisa cepat beradaptasi. Tetapi kita tidak bisa menilai Ducati hanya dari Marc saja,” kata Jove.

Ia menegaskan bahwa performa Ducati harus dilihat dari keseluruhan pembalap mereka. Namun jika melihat hasil di Thailand, Jove menilai situasinya bisa jauh lebih buruk tanpa kehadiran Marquez.

“Jika bukan karena Marc, bahkan dengan masalah ban yang ia alami, Ducati bisa berada dalam situasi yang sangat buruk,” ujar Jove.

Ia juga menilai Aprilia menunjukkan perkembangan yang sangat konsisten dibandingkan musim lalu. Sementara itu, beberapa pembalap Ducati lainnya belum mampu menunjukkan performa yang diharapkan.

Jove menambahkan bahwa seri berikutnya di Brasil akan menjadi ujian yang lebih jelas untuk melihat peta kekuatan MotoGP musim ini.

Sirkuit tersebut relatif baru bagi para pembalap sehingga semua tim akan memulai dari kondisi yang hampir sama.

“Jika motor memiliki basis yang bagus, biasanya tim hanya perlu menyesuaikan sedikit setelan seperti gearbox dan ban,” jelas Jove.

“Namun jika basis motor tidak kuat, sangat sulit menemukan setelan yang tepat hanya dalam tiga sesi latihan,” tambahnya.

Di sisi lain, kondisi fisik Marc Marquez juga masih menjadi perhatian. Pembalap Ducati itu terlihat kelelahan setelah akhir pekan di Thailand, yang merupakan seri pembuka dari kalender MotoGP 2026 yang terdiri dari 22 balapan.

Meski begitu, musim masih sangat panjang dan peluang Marquez untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia tetap terbuka lebar.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru